Breaking News:

Covid 19 Papua

Ratusan Warga Antre PCR, Selly Ajawaila: Efek Jelang Ditutupnya Akses Keluar Masuk Papua

Menurutnya, pemeriksaan PCR di Labkesda Papua sejatinya diperuntukan kepada para warga yang memiliki kontak erat dengan para penyintas Covid-19.

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Tio Effendy
TES PCR - Warga sedang mengantre di Balai Laboraturium Kesehatan Provinsi Papua demi pemeriksaan PCR Covid-19, Senin (26/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Kepala Balai Laboraturium Kesehatan (Labkesda) Provinsi Papua Selly Ajawaila angkat suara terkait penumpukan warga yang sedang mengantre pemeriksaan tes PCR di kantor dinasnya, Senin (26/7/2021) siang.

“Penumpukan baru terjadi hari ini, diperkirakan karena lonjakan kedatangan para calon penumpang pesawat sebelum ditutupnya akses keluar masuk tanah Papua,” kata Selly Ajawaila kepada Tribun-Papua.com melalui sambungan telepon selularnya.

Ia menuturkan, kondisi di kantornya saat sudah berangsur menurun usai antrian sejak pagi hari pukul 08.00 WIT.

Baca juga: Minim Petugas Medis, Ratusan Warga Antre PCR Covid-19 di Labkesda Papua

Menurutnya, pemeriksaan PCR di Labkesda Papua sejatinya diperuntukan kepada para warga yang memiliki kontak erat dengan para penyintas Covid-19.

Harapannya bagi para calon penumpang yang akan berangkat baiknya dapat mengikuti pemeriksaan di rumah sakit atau klinik lainnya yang terdapat fasilitas alat PCR.

Sebab petugas medis ditempatnya sangat terbatas yakni sebanyak enam hingga delapan orang pemeriksa PCR, tentunya tak mampu jika yang datang ratusan orang.

Kedepannya, ia akan melakukan evaluasi dalam pelaksanaan alur proses pemeriksaan PCR Covid-19 kembali.

Kantornya beroperasi melayani para warga sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIT.

Baca juga: Petugas Pemakaman Covid-19 Butuh Perhatian, Sehari Bisa Makamkan 8 Jenazah

Sebelumnya, pagi tadi terpantau ratusan warga sedang mengantre demi pemeriksaan PCR Covid-19 di halaman Labkesda Papua.

Sebelum mengantre, warga akan diberikan formulir pendaftaran serta menyiapkan fotocopy KTP untuk administrasi.

Salah satu warga dalam antrean, Irsal Nur mengatakan kedatangannya guna mengecek kondisi kesehatannya usai berkontak erat dengan penyintas Covid-19.

“Ramai sekali, antre berjam-jam dan warga tidak tahu jaga jarak, petugas medis juga kelelahan mas,” ujar pria yang beralamat di Asrama Polisi (Aspol). (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved