Breaking News:

Ekonomi

Tunas Sawa Erma Group Klaim Sudah Ciptakan Sentra Ekonomi Baru di Papua

Tekad ini dijalankan hingga saat ini, menyusul dua daerah operasional TSE Group, Merauke dan Boven Digoel, menjadi sentra ekonomi baru bagi Papua.

Tribun-Papua.com/Istimewa
SAWIT - Aktivitas di areal perkebunan sawit milik Tunas Sawa Erma (TSE) Group. 

TRIBUN-PAPUA.COM, BOVEN DIGOEL – Direktur Tunas Sawa Erma (TSE) Group Luwy Leunufna menyatakan pihaknya berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pembangunan Papua, sejak memulai aktivitas industri pada 1998.

Tekad tersebut dijalankan hingga saat ini, menyusul dua daerah operasional TSE Group, Merauke dan Boven Digoel, menjadi sentra ekonomi baru bagi Papua.

"Kontribusi pembangunan untuk menciptakan pusat ekonomi di Papua dilakukan TSE Group melalui berbagai upaya seperti penyerapan tenaga kerja," ujar Luwy Leunufna kepada Tribun-Papua.com, Senin (26/7/2021). 

Dia mencatat, hingga akhir 2020, sebanyak 11.322 orang bekerja di TSE Group, termasuk di antaranya orang asli Papua (OAP).

Selain itu, TSE Group juga telah berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga: Sore Ini, Tim Sepakbola PON Papua Hadapi Persibom Bolaang Mongondow

Baca juga: Harga Xiaomi Bulan Juli 2021: Dari Redmi Note 9 hingga Ponsel Baru Redmi Note 10 5G

"Setidaknya 40 persen dari PAD Kabupaten Merauke dan Kabupaten Boven Digoel merupakan sumbangan dari TSE Group," kata Luwy.

Adapun kontribusi lainnya, pemasukan bagi pemerintah daerah melalui pembayaran pajak perusahaan melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Untuk ini misalnya, TSE Group membayar sekitar Rp 20 miliar pada 2020," jelasnya.

Selain PBB, TSE Group juga menunaikan pembayaran pajak lainnya seperti pajak kendaraan bermotor hingga Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Antaralain provisi sumber daya hutan dan dana reboisasi dari sektor kehutanan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved