Selasa, 2 Juni 2026

Covid 19 Papua

2 Provinsi di Ujung Timur Indonesia Kehabisan Stok Tabung Oksigen

Dua provinsi di ujung timur Indonesia yaitu Provinsi Papua dan Papua Barat alami krisis ketersediaan tabung oksigen diperuntukkan penderita Covid-19.

Tayang:
Editor: Roy Ratumakin
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Warga mengantre untuk mengisi tabung oksigen di depot pengisian oksigen, Jalan Minangkabau, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021). Meski jumlah yang mengisi tabung oksigen mulai berkurang namun sejak akhir Juni saat lonjakan angka positif Covid-19 meningkat drastis hingga saat ini depot tersebut masih ramai warga mengantre. TRIBUNNEWS/HERUDIN uploader: bian_tribun 

TRIBUN-PAPUA.COM: Dua provinsi di ujung timur Indonesia yaitu Provinsi Papua dan Papua Barat alami krisis ketersediaan tabung oksigen diperuntukkan kepada penderita Covid-19.

Bahkan, ketersediaan oksogend di sejumlah apotek di Kota Jayapura habis alias telah diborong oleh masyarakat.

Kepanikan warga atas tabung oksigen tersebut mulai terasa sepekan ini, semenjak banyak pasien Covid-19 tak tertolong akibat kosongnya stok tabung oksigen di sejumlah rumah sakit di wilayah tersebut.

Baca juga: Anaknya Terpapar Covid-19, Bupati Jayapura: Sudah Isoman di Rumah

Apoteker Kimia Farma Cabang Jalan Koti, Bobby Sugara mengatakan stok oksigen di apoteknya telah habis.

Lanjut dia, bahkan dari distributornya sejak awal juli lalu seiring dengan meningkatnya pembelian warga.

"Paling ramai, yakni tabung oksigen kecil merek Oxycan yang selalu diburu warga namun kami sudah kehabisan stok," kata Apoteker Kimia Farma ini.

PT Indo Gas Papua selaku distributor swasta yang menyuplai tabung oksigen ke sejumlah rumah sakit di Jayapura mengaku kewalahan dalam meproduksi oksigen.

Bahkan, perusahaan tersebut bekerja 24 jam tanpa henti. Hal tersebut karena permintaan tabung oksigen cukup signifikan akibat lonjakan kasus Covid-19 di Kota Jayapura, Papua.

“RS Provita dalam sehari membutuhkan 200 tabung, tapi kami batasi antara 70 hingga 100 tabung perharinya agar bisa kebagian rumah sakit lain,” kata Kepala CSR PT Indo Gas Papua, Kenan Sipayung kepada Tribun-Papua.com, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Sejumlah Daerah di Papua Barat Mulai Krisis Tabung Oksigen

Diketahui, ada sejumlah rumah sakit yang saat ini memesan tabung oksigen di PT Indo Gas Papua.

Sejumlah rumah sakit tersebut diantaranya; RS Bhayangkara, RS Marthen Indey, RS Dian Harapan, RS Youwari, dan RS Provita.

“Total maksimal produksi kami setiap hari berkisar 180 hingga 200 tabung oksigen saja,” ujar Kenan.

Di Papua Barat juga mengalami hal yang sama.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorrongan mengakui kondisi tabung oksigen saat ini dalam kondisi krisis.

"Dimana-mana orang butuh oksigen, mulai dari fasilitas karantina, isolasi mandiri hingga rumah sakit," kata Parorrongan kepada TribunPapuaBarat.com, Selasa (27/7/2021).

"Jadi banyak yang membutuhkan, sehingga memang oksigen di Manokwari dan Papua Barat, mulai langkah," ujarnya.

Baca juga: Tiga Pasien Covid-19 di Papua Barat Meninggal Akibat Tak Kebagian Tabung Oksigen

Apalagi, kata Parorrongan, saat ini dua tempat isi ulang tabung oksigen, selain Manokwari juga melayani rumah sakit diluar seperti Kabupaten Teluk Wondama dan Bintuni.

"Kita harap mereka bisa memproduksi secara maksimal, dan memprioritaskan pelayanan kesehatan,"ujarnya.

Saat ini pihaknya sedang meminta bantuan dari sejumlah elemen (Satgas dan Swasta), untuk membantu rumah sakit berkaitan dengan pelayanan oksigen. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved