ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

PPKM Level IV

Imbas PPKM, Shunsine Cafe Terlihat Sepi Pengunjung

"Dengan pembatasan ini, kami kehilangan banyak omset pendapatan. Ya pokoknya menurun drastis," kata Fredik kepada Tribun-Papua.com, Selasa (27/7/2021)

Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Shunsine cafe yang terletak di Perumnas I Waena, Kota Jayapura, Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Jayapura membuat para pengusaha kafe kehilangan omset pendapatan.

Hal ini dialami Shunsine Cafe yang terletak di Perumnas I Waena, Kota Jayapura, Papua.

Owner Shunsine Cafe & Library, Fredik Bartholomeus (36) menjelaskan, dengan adanya pembatasan tersebut, usaha kafe hanya diperbolehkan melayani makan di tempat atau dine in dengan kapasitas 25 persen dan harus menutup operasionalnya pada pukul 20.00 WIT.

Baca juga: Masa Pandemi Covid-19, Angkutan Umum Dipadati Penumpang

"Dengan pembatasan ini, kami kehilangan banyak omset pendapatan. Ya pokoknya menurun drastis," kata Fredik kepada Tribun-Papua.com, Selasa (27/7/2021).

Menurutnya, imbas dari PPKM membuat pengujung tak lagi berkumpul di kafe miliknya karena takut Covid-19.

Ia berharap, kepada pemerintah agar bisa membantu menopang usaha mereka dengan memberikan stimulan.

Baca juga: Truk Kontainer Mogok, Sepanjang Jalan Argapura Hamadi Macet Sejam

"Kami mau bagaimana lagi, untuk bayar tagihan listrik, air dan lain sebagainya itu semua pakai uang. Situasi seperti ini tidak mungkin kami tutup," ujarnya.

Lanjutnya, ditengah pandemi sudah tidak lagi terpikir untuk pekerjaan lain, ia berusaha untuk mengelola usaha miliknya untuk tetap eksis. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved