Covid 19 Papua
Pandemi Covid-19, Masyarakat Diajak Bangun Empati dan Solidaritas
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Anthonius Ayorbaba mengajak membangun empati dan solidaritas selama pandemi Covid-19
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua, Anthonius Ayorbaba mengajak membangun empati dan solidaritas selama pandemi Covid-19
"Pandemi ini kita harus bangun empati, solidaritas kebersamaan kita. Kita ada di tengah masyarakat, ini merupakan wujud Negara hadir bagi rakyatnya,"kata Mantan Kadiv Pemasyarakatan Sulawesi Utara ini melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua,Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat Hari Ini, Rabu 28 Juli 2021: Total Kasus Capai 44.410
Hal ini diharapkan menjadi contoh bagi pemerintah setempat artinya Kumham hadir sebagai penyegar agar instansi lainnya juga mulai dengan gerakannya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Di sela-sela perbincangan juga melibatkan interaksi dari masyarakat melalui line telepon banyak yang juga memberikan Apresiasi atas langkah yang diambil Kemenkumham.
Masyarakat meminta agar Pemerintah Daerah harus melakukan seperti Kumham lakukan.
Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, RSUD Manokwari Krisis Tabung Oksigen
"Kumham hadir ini luar biasa, harus dilakukan hal yang sama, saya berterima kasih teruslah lakukan hal kasih kepada semua orang,"ujarnya.
Selain masyarakat, Athonius juga mengajak seluruh pemimpin untuk membangun solidaritas, karena kekuatan negara ini termasuk gotong-royong.
Baca juga: Kemenkum HAM Papua Sediakan Paket Bantuan Untuk Warga Terdampak Covid-19
"Barang siapa yang memiliki kelebihan, bisa berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Kita pahami masih terbatas namun ini merupakan wujud yang bisa kita berikan dengan melihat kemapuan anggaran juga seluruh ASN,"katanya.
Dia mengatakan, proses penanganan Pandemi Covid-19, diharapkan penegakan hukum, pengamanan dan edukasi masyarakat harus terus digelorakan.
Baca juga: 154 Warga Kota Jayapura Ikuti Vasinasi Dosis Pertama dan Kedua
Menurutnya, ada 2 Perspektif dari penangan secara masiv Pandemi Covid-19 yaitu Perpektif Kesehatan dan Ekonomi.
"Artinya pandemi ini berdampak bagi ekonomi masyarakat. Negara mengalami masalah pada PNPB,"ujarnya.
"Saat ini kita butuh kolaborasi, kita butuh solidaritas, lintas Lembaga, sektor swasta, Pemerintah, mari bekerja sesuai protokol kesehatan dan perpektif empaty kepada masyarakat,"tambah Anthonius.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/anthonis.jpg)