Breaking News:

Covid 19 Papua

Pandemi Covid-19, Minim Pemesan Petugas Perbaikan AC Keliling

Pandemi Covid-19 yang terus melonjak di Kota Jayapura, Papua berdampak luas di antataranya para tukang yang suka memperbaiki AC keliling di kota itu

Shutterstock
Ilustrasi teknisi sedang memperbaiki pendingin udara atau AC 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Pandemi Covid-19 yang terus melonjak di Kota Jayapura, Papua berdampak luas di antataranya para tukang yang suka memperbaiki AC keliling di kota tersebut.

Baca juga: Aktifitas Bandara Theys Eluay Sentani Jayapura Sepi saat PPKM Level 4

Akibat penyebaran virus mematikan itu, minim warga yang memesan jasa petugas keliling perbaikan AC untuk memperbaiki pendingin udara miliknya.

Irfan Johan Nio (33) salah satu petugas perbaikan AC mengatakan akibat kasus Covid terus meroket, minim warga yang memesan jasa petugas untuk memperbaiki AC.

Baca juga: Kasus Suspek Covid-19 di Provinsi Papua Capai 1.761

"Wah saya sudah mulai kerja jadi tukang AC keliling ini sejak 2008 lalu dan baru kali ini mengalami penurunan," kata Irfan Johan kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Rabu (27/7/2021).

Menurut dia, minimnya pemesan jasa perbaikan AC secara tidak langsung berdampak pada pendapatan tiap hari.

"Lagi wabah juga kan Mbak, jadinya agak susah juga dapat pelangan," kata asal Malang, Jawa Timur yang kini berdomisili di BTN Kamkei, Abepura, Kota Jayapura ini.

Baca juga: Kegigihan Putra Papua Jadi Bintara Polri, Gasper Mirin: Saya Dengar Orang Tinggi Baru Bisa Dapat Tes

Menurut dia, semenjak pandemi Covid-19 melanda, saban hari 1 atau 2 pelangan yang memesan jasanya untuk memperbaiki AC.

"Dulu saya keliling pakai mobil itu bisa 4 atau 5 rumah saya datangi, karena sudah ditelepon terlebih dahulu,"ujar Ayah tiga orang anak ini.

Baca juga: Soal Kekerasan yang Dilakukan TNI AU, Lukas Enembe: Warga Harus Tetap Tenang dan Terus Pantau Proses

Untuk itu, ia berharap agar pandemi ini segera berakhir sehingga ekonomi kembali pulih seperti semula.

"Ini kan pekerjaan utama saya, jadi agak susah penghasilannya nggak cukup. Untuk saat ini ajah bisanya dapat Rp350ribu ajah. Berharap ajah virus ini cepat berlalu,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved