Breaking News:

Virus Corona

Pengakuan Penumpang KM Dobonsolo soal Surat Antigen Palsu, Beli Rp 1,5 Juta di Pelabuhan Jayapura

La Ode Arjuna menceritakan, membeli sertifikat vaksin dan surat antigen palsu dengan membayar sebesar Rp 1,5 juta.

Editor: Claudia Noventa
news.pindula.co.zw
Ilustrasi Virus Corona - 31 penumpang kapal motor (KM) Dobonsolo mengungkapkan soal sertifikat vaksin dan surat antigen palsu yang diperoleh dari seseorang di Pelabuhan Jayapura, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM – Satu dari 31 penumpang kapal motor (KM) Dobonsolo mengungkapkan soal sertifikat vaksin dan surat antigen palsu yang diperoleh dari seseorang di Pelabuhan Jayapura, Papua.

Diketahui, sebanyak 31 turun di Pelabuhan Murhum Baubau, Sulawesi Tenggara, setelah kedapatan menggunakan surat swab antigen dan sertifikat vaksin Covid-19 palsu.

La Ode Arjuna menceritakan, membeli sertifikat vaksin dan surat antigen palsu dengan membayar sebesar Rp 1,5 juta.

“Saya dapat dari Bapak T, dia buruh di sana. Biayanya Rp 1,5 juta secara keseluruhan termasuk surat vaksin, swab antigen dan tiket,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Sekitar 31 penumpang kapal pelni KM Dobonsolo yang turun di pelabuhan Murhum Baubau, Sulawesi Tenggara, ditemukan menggunakan surat vaksin dan antigen palsu, Kamis (29/7/2021) malam.
Sekitar 31 penumpang kapal pelni KM Dobonsolo yang turun di pelabuhan Murhum Baubau, Sulawesi Tenggara, ditemukan menggunakan surat vaksin dan antigen palsu, Kamis (29/7/2021) malam. (DEFRIATNO NEKE)

Baca juga: Petugas Makam Covid-19 Buper Waena: Tolong Perhatikan APD dan Kesehatan Kami

Baca juga: Reagen PCR Habis, Warga Dilarang Keluar dari Papua Barat

Ia mengaku, selama berada di Jayapura hingga pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Muna, belum pernah sama sekali divaksin.

Sebelumnya petugas gabungan memeriksa dokumen kesehatan terhadap seluruh penumpang yang turun di Pelabuhan Murhum Baubau.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan 31 dari 148 penumpang menggunakan surat swab antigen dan sertifikat vaksin palsu.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid Baubau dr Lukman mengatakan, rata –rata penumpang menggunakan dokumen kesehatan palsu tanpa divaksin dan hasil antigen tidak tercatat. 

“Itu akan didalami oleh petugas masing-masing wilayah, karena sudah diambil juga datanya oleh teman-teman KKP dan juga teman-teman kepolisian,” ucap Lukman.

Baca juga: Cara Mengolah Cengkeh sebagai Obat Kumur untuk Menghilangkan Bau Mulut

Para penumpang yang kedapatan menggunakan dokumen palsu ini kemudian dipersilakan kembali ke kampung halaman di sekitar Kepulauan Buton.

“Kita anjurkan juga tadi masing-masing penumpang dan sudah diberikan arahan langsung dari wakil ketua satgas, bila telah sampai di daerah tujuannya, masing-masing melakukan isolasi mandiri (isoman) dua sampai tiga hari,” kata Lukman.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 31 Penumpang Kapal di Pelabuhan Baubau Gunakan Surat Vaksin dan Antigen Palsu

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved