ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Kuliah Daring

Setahun Kuliah Daring, Linda Wonda: Terkendala Kuota Internet dan Sulit Menangkap Materi 

Selain terkendala kuota internet di ponselnya, Linda juga mengaku kesulitan mengikuti materi belajar jarak jauh tersebut.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
PPKM LEVEL 4 - Fakultas Kedokteran Program Studi Keperawatan Uncen Jayapura ditutup pada Jumat (30/7/2021), hingga satu bulan ke depan, akibat kebijakan PPKM level 4. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Imbas pandemi Covid-19 setahun lebih, membuat mahasiswa di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia wajib mengikuti perkuliahan daring.

Demikian juga dirasakan berarti oleh Mahasiswa Keperawatan Universitas Cenderawasih (Uncen), Linda Wonda (22). 

Linda mengeluhkan minim kuota internet saat mengikuti pembelajaran online dari rumah. 

Baca juga: Oksigen Terbatas, Gubernur Papua Barat Minta Bantuan SKK Migas

Baca juga: Per 28 Juli 2021 Angka Kesembuhan Covid19 Papua Capai 26.561 Orang

"Saya sebulan keluarkan Rp 200 ribu untuk membeli kuota internet dan itu sangat terbatas bagi saya," keluhnya saat ditemui Tribun-Papua.com di Kampus Keperawatan Uncen Abepura, Jumat (30/7/2021). 

Linda biasanya mengikuti dua sampai tiga sesi materi belajar daring, dalam sehari.

Setiap sesi belajar lewat apikasi Zoom Meeting yang diikutinya memakan waktu rata-rata tiga jam.

Selain terkendala kuota internet di ponselnya, Linda juga mengaku kesulitan mengikuti materi belajar jarak jauh tersebut.

Alasannya, ada saja beberapa tenaga pendidik yang dianggap berbelit-belit dalam memaparkan materi perkuliahan. 

"Ada juga yang penjelasannya sulit dimengerti, apalagi ditambah koneksi internet yang tidak stabil," ujarnya. 

Meski demikian, Linda punya cara mensiasatinya.

Ketika kuota internetnya mulai menipis, Linda berkunjung ke pusat-pusat penyedia jasa wifi.

"Namun masalah baru muncul, karena kalau di tempat-tempat publik itu pasti ramai dan cenderung berisik, sehingga saya tidak konsentrasi dalam belajar," ungkapnya. 

Mahasiswi asal Wamena itu berharap, pandemi Covid-19 dapat segera terselesaikan, agar ia dan teman-teman dapat kembali berkumpul di kampus. 

Sekadar diketahui, otoritas Kampus Uncen di Jayapura, Papua, telah mengeluarkan kebijakan perkuliahan dari rumah bagi mahasiswanya hingga satu bulan ke depan.

Hal ini menyusul lonjakan pasien Covid-19 di Kota Jayapura terus meningkat. (*) 

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved