Breaking News:

Situs Pra Sejarah

AGSI Papua Kunjungi Situs Pra Sejarah Khulutiyauw di Kampung Abar Sentani 

Walaupun di bawah panas terik matahari, selama di Situs Khulutiyauw, para guru mengambil foto dan video untuk vlog

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
KUNJUNGI SITUS - Ketua AGSI Provinsi Papua Harjuni Serang, sedang mengambil video untuk vlog Youtube di Situs Khulutiyauw Sentani, Distrik Ebungfauw Kabupaten Jayapura Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Provinsi Papua berkunjung ke Situs Khulutiyauw, Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura. 

Berdasarkan rilis yang diterima Tribun-Papua.com Minggu (1/8/2021) terdapat 4 guru sejarah yang berkunjung ke Situs Khulutiyauw dipimpin langsung Ketua AGSI Papua, Harjuni Serang yang juga guru di SMAN 1 Sentani

Guru-guru yang tergabung dalam AGSI Papua ini, menyaksikan langsung proses penelitian Balai Arkeologi Papua di Situs Khulutiyauw. 

Arkeolog Papua Temukan Fosil Kayu Berumur 15 Juta Tahun di Perbukitan Kampung Abar Sentani 

Balai Arkeologi Papua Temukan Situs Megalitik Khulutiyau di Kampung Abar Sentani

Menurut Arkeolog Balai Arkeolog Papua dalam rilisnya, Hari Suroto mengatakan Mereka sangat antusias menyaksikan tinggalan megalitik berupa meja batu, menhir yang berada di puncak Bukit Khulutiyauw

Guru-guru yang hadir di Situs Khulutiyauw yakni, Harjuni Serang dari SMAN 1 Sentani, Asis Alim Utami dari SMAN 6 Skouw perbatasan RI –PNG, Yuliana Napo guru SMAN 1 Nimboran, dan Safaruddin guru SMAN 1 Sentani. 

Walaupun di bawah panas terik matahari, selama di Situs Khulutiyauw, para guru mengambil foto dan video untuk vlog. Kegiatan ekskavasi ini juga terkait dengan materi pelajaran sejarah Indonesia, di kelas X semester ganjil pada materi pra aksara. 

Wisata Kuliner Papua, Papeda Bungkus dan Ikan Louhan dari Kampung Abar Sentani

Keempat guru tersebut, yang tergabung dalam AGSI Papua ini, mereka juga ikut merasakan menggali tanah di kotak ekskavasi menggunakan trowel. 

Bagi mereka, ikut ekskavasi merupakan kegiatan yang pertama kali mereka lakukan. Karena selama ini hanya berkunjung ke tempat-tempat bersejarah yang sudah jadi destinasi wisata. Sedangkan mengunjungi situs arkeologi yang baru ditemukan, baru kali ini mereka lakukan.

Harjuni Serang, ketua AGSI Provinsi Papua mengatakan “Kegiatan Ekskavasi Balai Arkeologi Papua yang melibatkan AGSI Papua sangat bermanfaat,". 

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved