Breaking News:

Mama Papua Tuntut PKH

Presiden Jokowi Bantu Mama-mama Papua yang Tak Terima PKH 7 Bulan di Sorong

Bantuan ini akan disalurkan melalui Babinkamtibmas dan Babinsa, dor to dor kepada masyarakat yang seharusnya menerima

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua
SEMBAKO - Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan, membagikan sembako kepada Mama-mama Papua di Sorong, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI – Kabar gembira bagi Mama-mama Papua yang selama 7 bulan tak menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah mendatangi kantor pemda, akhirnya keluhan Mama-mama Papua tersebut mendapat respons dari Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Orang nomor satu di Indonesia yang akrab disapa Jokowi ini langsung menyalurkan bantuan ke masyarakat tersebut.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan, mengatakan presiden melihat permasalahan yang dihadapi warga tersebut muncul di Media, terkait dengan PKH.

7 Bulan PKH Tak Cair, Sejumlah Mama-mama Papua Datangi Kantor Wali Kota Sorong

"Pak Presiden berempati dengan kondisi sekarang," ujar Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan, kepada sejumlah awak media, Minggu (1/8/2021). 

Kata Setiawan, bantuan ini langsung diturunkan, dengan harapan masyarakat ini bisa menikmati bantuan tersebut. 

"Bantuan ini akan disalurkan melalui Babinkamtibmas dan Babinsa, dor to dor kepada masyarakat yang seharusnya menerima," tuturnya. 

Ia menuturkan, bantuan yang diberikan oleh Presiden berjumlah 5.000 paket. "Nanti kami minta data validasi dari Dinas Sosial, jadi memang masyarakat yang berhak menerima," ucapnya. 

Imbas PPKM Level 4, Pasar Mama-mama Papua Semakin Lesu

Sebelumnya, sejumlah Mama-mama Papua menduduki Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (28/7/2021). Mereka mengaku belum menerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) selama tujuh bulan.

Salah satu Mama Papua, Novi Klasjok, mengaku haknya selama ini tidak diperhatikan oleh perintah.

"Mama-mama Papua, sudah masukkan berkas di Dinas Sosial sejak Januari 2021, namun tak kunjung direalisasikan," ujar Klasjok, kepada sejumlah awak media, di Kantor Wali Kota Sorong.

Ia mengaku, Mama-mama Papua telah memasukkan berkas-berkasnya, sudah berulang kali. "Hari ini kami datang untuk ketemu sama bapak 01 (Wali Kota Sorong), agar meminta solusiny, agar segera terealisasikan ke orang Papua," tuturnya.

Kecewa ke Satpol PP, Mama-mama Papua Blokade Pasar Sentral Timika: Kami Palang dan Bakar Ban

Padalah, kata Klasjok, petugas hanya meminta Kartu Keluarga dan KTP terus-terus. "Tujuannya apa, kalau hanya minta untuk pakai bungkus kacang mending tidak usah. Lebih baik saran saya diputuskan saja," ujarnya.

"Kami orang Papua tidak pernah dapat, baru kami gunanya apa di negeri ini. Kami jadi penonton, liat orang lain Terima sembako," tuturnya.

"Mama-mama Papua berharap untuk mendapatkan bantuan ini, pemerintah mau lockdown. Dorang mau makan dan minum apa," lanjut Klasjok.

Selain itu, menurut informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, rencananya Kamis (29/7/2021), Wali Kota Sorong, akan mengagendakan untuk bertemu dengan para Mama-mama Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved