Papua Terkini
Jauh-Jauh dari Bandung, Ini Alasan Arry Jualan Bendera di Papua
Uniknya, pedagang tersebut berasal dari Garut, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, jauh-jauh ke Papua hanya untuk menjual atribut Merah Putih.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menjelang HUT RI ke 76, para penjual bendera mulai bermunculan.
Deretan atribut Merah Putih terpajang di pinggir jalan.
Di lokasi yang strategis, para pedagang bendera dan umbul-umbul tersebut berjualan.
Berbagai jenis dan ukuran bendera Merah Putih ditawarkan.
Baca juga: Ini Harga Harga Bendera Merah Putih di Kota Jayaputa, Rp 10 Juta Juga Ada
Uniknya, pedagang tersebut berasal dari Garut, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, jauh-jauh ke Papua hanya untuk menjual atribut Merah Putih.
Namanya, Arry (49). Ia sengaja datang ke Papua menjelang perayaan HUT RI untuk menjadi pedagang musiman atribut Merah Putih.
Ia memilih lokasi di Jalan Raya Abepura-kotataja, depan Kantor Balai Jasa kontruksi wilayah VII Jayapura.
Dari pagi hingga sore, pria tersebut menanti pembeli.
Pendapatan yang diperolehnya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per hari.
"Ya karena pandemi, kalau sepi sekitar Rp 300.000, pas lagi ramai sampai Rp 1 juta," kata Arry, kepada Tribun-Papua.com, Senin, (2/8/2021).
Jika sedang berada di daerah asalnya, Arry juga seorang penjahit. Ia memanfaatkan momentum HUT RI untuk berjualan bendera.
Baca juga: Jelang 17 Agustus Deretan Bendera Merah Putih Mulai Terlihat di Kota Jayapura
Terlebih, bendera dan umbul-umbul yang dijualnya diproduksinya sendiri di Bandung, Jawa Barat.
Bukan sekali ini, Arry hijrah sementara ke Kota Jayapura untuk berjualan. Namun sudah 12 tahun sering pulang balik Papua untuk berjualan.
"Kalau yang banyak laku itu bendera ukuran kecil untuk dipasang di rumah.Kadang ada juga yang pesan banyak, biasanya untuk kantor-kantor," katanya.
Arry tidak sendirian menjadi pedagang bendera musiman di Kota Jayapura.
Ia berjualan umbul-umbul dan bendera Merah Putih hingga 16 Agustus mendatang.
"Jualan di sini sudah tiap tahun, sejak 2006 hingga 2021, namun karena sering ke Papua saya memilih untuk tetap jualan di sini,” ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/02082021-arry-penjual-bendera-1.jpg)