Liga 1 2021
Yoo Jae-hoon Sayangkan Kondisi Liga Indonesia yang Tak Jelas
"Sangat disayangkan kondisi saat ini, ketika para pemain dari liga 1, liga 2 dan liga 3 tak dapat bermain ya gajinya juga pasti terhambat," kata Yoo.
Penulis: Arni Hisage | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Staf Pelatih timnas Indonesia Yoo Jae-hoon menyayangkan kondisi Liga 1 yang tak jelas hingga saat ini, hal tersebut juga berdampak besar untuk Timnas Indonesia.
"Sangat disayangkan kondisi saat ini, ketika para pemain dari liga 1, liga 2 dan liga 3 tak dapat bermain ya gajinya juga pasti terhambat," kata Yoo kepada Tribun-Papua.com melalui sambungan telepon selularnya.
Pria yang memiliki sapaan akrab Pace Korea tersebut mengatakan tertunggaknya gaji para pemain karena kesulitan manajemen mencari pemasukan klub.
Baca juga: Boaz dan Tipa Tinggalkan Persipura, Jacksen Rekrut Mantan Pemain Persita Tangerang
"Kalo liga terhenti dan belum jelas kapan bergulir ya sponsor ragu-ragu untuk masuk tim," lanjut mantan kipper pemain Persipura tersebut.
Pace Korea juga mengatakan kesulitan tim pelatih timnas Indonesia dalam melihat potensi para pesepakbola dalam negeri jika tak ada pertandingan.
"Iya jujur coach Shin Tae-yong kesulitan menemukan bakat pemain, karena tertundanya ada kompetisi liga 1 dimana mayoritas pemain Indonesia berlaga," lanjut Pace Korea.
Pace Korea mengatakan, kondisi timnas Indonesia saat ini sedang istirahat, sehingga ia putuskan untuk pulang ke rumahnya di Bali untuk berkumpul bersama keluarga tercinta.
"Soal timnas nanti rencananya kami akan mulai berlatih kembali awal bulan agustus 2021, soal lokasi saya belum dapat pastikan dimana training center tersebut," kata pria berpaspor Korea Selatan.
Sebelum bergabung bersama staf kepelatihan timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon adalah kiper asing legendaris yang telah merasakan berbagai prestasi di liga Indonesia, khusunya bersama Persipura Jayapura.
Baca juga: Mengenal Legenda Hidup Persipura Jayapura, David da Rocha yang Berasal dari Brasil
Pace Korea telah hilir mudik di Liga Indonesia sekira 10 musim kompetisi, yang dimulai sejak Tahun 2010 bersama skuad Mutiara Hitam.
Kiper handal kelahiran Ulsan, Korea Selatan tersebut cukup sukses di Persipura.
Menjaga gawang Persipura selama enam musim di Persipura Jayapura , Yoo Jae-hoon mampu membantu tim Mutiara Hitam itu menjadi juara Liga Indonesia musim 2011 dan 2013.
Berkat kegigihannya menjaga setiap tendangan lawan Persipura agar tak tercipta gol, Yoo Jae-hoon akhirnya dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik Indonesia Super League (ISL) musim 2013.
Usai membela Persipura, Yoo Jae-hoon juga pernah memperkuat klub di Indonesia seperti Bali United, Mitra Kukar, hingga Barito Putera.
Namun, Yoo Jae-hoon saat ini sudah tidak aktif lagi menjadi pesepak bola profesional seusai resmi pensiun sekitar tahun 2019. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/03082021-yoo-jae-hoon-1.jpg)