Breaking News:

Covid 19 Papua

Beredar Kabar 12 Varian Delta Masuk Papua Barat, Satgas Covid-19 Sebut Belum dapat Informasi Resmi

Beredar kabar 12 dari 50 sampel dari Papua Barat, yang dikirim ke Litbangkes, teridentifika ada varian delta

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr Arnold Tiniap. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Beredar kabar 12 dari 50 sampel dari Papua Barat, yang dikirim ke Laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), teridentifikasi ada Varian Delta.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr Arnold Tiniap, angkat bicara.

Baca juga: Sempat Terlambat, 304 CPNS Mamberamo Raya Terima SK

Tiniap mengatakan, pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi (surat) dari Litbangkes, di Jakarta.

"Kita katakan klir masuk, apabila surat resminya sudah ada di Papua Barat,"katanya kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: 59 Pra Adegan Kasus Pembunuhan Pedang Emas di Jayapura

"Kita juga belum mengetahui yang 12 orang itu siapa saja, karena sampel tersebut di ambil sekitar 20 an pada Juni,"ujarnya.

Selain itu, sampel tersebut, diambil juga dari dua tempat, yakni Teluk Bintuni dan Manokwari.

"Sampai saat ini kita belum menerima hasil dari 12 sampel yang teridentifikasi varian Delta,"katanya.

Baca juga: Ketua RT hingga Pecinta Alam Pungut Biaya Pemakaman Jenazah Covid-19, Ada Paket Komplit Rp 16 Juta

Kalaupun benar 12 varian Delta ada, kata Tiniap, Satgas covid-19 Papua Barat, masih tetap melakukan upaya yang sama.

"Kita di Papua Barat, sudah sejak awal sampel di kirim, sudah sampaikan bahwa ada indikasi varian Delta telah masuk,"ujarnya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok, Kamis 5 Agustus 2021: Cancer Perlu Berhemat, Aquarius Jangan Emosi

"Penanganannya tetap seperti yang ada, namun masyarakat harus memang lebih waspada lagi,"katanya.

Sebab, secara ilmiah keberadaan varian Delta, sudah pasti ada di Papua Barat.

"Dengan keluarganya hasil dari Litbangkes, menjadi perhatian serius bagi semua pihak di Papua Barat," tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved