Breaking News:

PON XX PAPUA

Belum Selesaikan Hak Ulayat, Venue Selam di Depan Kantor Gubernur di Palang

Tuntut Hak Ulayat Masyarakat Adat Kayu Pulo palang proses pembangunan dermaga selam di pinggir pantai Dok II,Jl. Soa Siu, Kota Jayapura

Tribun-Papua.com/Tio Effendy
Pembangunan Venue Cabang Olahraga Selam Pada PON XX 2021 Dipalang Oleh Keondoafian Kampung Kayo Pulau. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Masyarakat Adat Kayu Pulo memblokade proses pembangunan Venue selam di pinggir pantai Dok II,Jl. Soa Siu, Kota Jayapura, Papua.

Perwakilan Masyarakat adat Kayu Pulo, Frans Sibi, mengatakan proses pembangunan penunjang di PON XX Papua di cabor selam, dinilai belum menyelesaikan hak ulayat adat.

Baca juga: Jenderal Polisi Bintang 3 Masuk Enam Besar Pencalonan Wagub Papua

“Kami punya hak, pemerintah harus bicara dengan adat, biar pembangunan jelas," katanya yang mengaku memiliki tanah di depan kantor Gubernur Papua itu, kamis, (5/8/2021).

Ia mengatakan pemerintah sering diingatkan agar dalam penyelengaraan pembangunan harus libatkan masyarakat adat.

Baca juga: Sebelum Akhiri Hidup, Remaja Putri 17 Tahun sempat Tulis Status RIP di FB dan Undang Teman ke Rumah

"Pemerintah saat membangun harus bicara dengan pemilik hak hulayat,” ujarnya.

Ia mengaku telah buat surat Ke PUPR Provinsi Papua dan Dinas Olahraga nemuan belum ada jawaban terkait penyelesaian pembayaran hak ulayat.

Baca juga: 58 Hari Jelang PON XX Papua, Venue Selam Dipalang Ondo Afi Kayo Pulau

"Karena belum ada jawaban surat itu yang kami palang sampai ada jawaban kapada kami," jelasnya (*).

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved