Breaking News:

Lawan Covid 19

Penumpang Sriwijaya Dari Surabaya Tak Kantongi Ijin Masuk di Sorong

Pejumlah penumpang Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 570, Surabaya tujuan Sorong, ditemukan tidak memiliki surat ijin masuk (SIK)

Istimewah
Petugas saat memeriksa sejumlah penumpang Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ 570 di Bandara Domine Eduard Osok. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG - Sejumlah penumpang Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 570, Surabaya tujuan Sorong, ditemukan tidak memiliki surat ijin masuk (SIK).

Temuan tersebut dikatakan Anggota Satuan Tugas Covid-19 Kota Sorong, Rodney Sasabone.

Baca juga: Operasi Yustisi di Kota Jayapura, 9 Warga Tidak Pakai Masker, Masuk Lapas Abepura

"Kemarin kedapatan beberapa penumpang Sriwijaya asal Surabaya, tidak memiliki SIK," ujar Sasabone, kepada sejumlah awak media, Jumat (6/8/2021).

Ia mengaku, pihaknya selalu berkoordinasi, tapi tidak ada respon dari Surabaya.

Baca juga: Depresi Dituduh Mencuri, AKB Kapal Pesiar di Sorong, Papua Barat Gantung Diri

"Pihak maskapai Sriwijaya asal Surabaya juga, membuat surat pernyataan dan dibawah oleh penumpang," tuturnya.

Ia menambahkan, surat pernyataan tersebut dibuat saat di Surabaya.

"Penumpang dari Surabaya selalu saja ada temuan, kita koordinasi malah tidak bisa diajak kerjasama dengan baik," kata Sasabone.

Baca juga: Miliki Tembakau Golira, Seorang Pemuda Terancam 12 Tahun Penjara

"Dari pihak maskapai membuat surat pernyataan kaya mau melepas tanggungjawab begitu," imbuhnya.

Ia menjelaskan, didalam isi surat tersebut, pihak maskapai tidak mau bertanggungjawab saat penumpang bermasalah di tempat tujuan.

Baca juga: Potret Anak Pedalaman Papua Yang Ingin Bersekolah

"Seharusnya surat seperti ini tidak boleh dikeluarkan, untuk ditanda tangani oleh penumpang," ungkap Sasabone.

"Kami menilai, pihak Sriwijaya menyepelekan surat edaran Wali Kota Sorong," tegasnya.

Sebab, kata Sasabone, kejadian ini telah terjadi berulang kali.

Baca juga: Kejaksaan Negeri Jayapura Dalami Indikasi Korupsi Ruas Jalan Towe Senilai Rp 47 Miliar

"Penerbangan dari Jakarta dan daerah lain, mereka patuhi, namun yang dari Surabaya, sudah sering mengabaikan peraturan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved