Papua Terkini
Selalu Dituduh, Seorang ABK Akhiri Hidupnya Diatas Kapal Pesiar
Seorang pria berinisial S, mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri disebuah kapal Pesiar KML Temukira, Kota Sorong, Papua Barat
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Seorang pria berinisial S, mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri disebuah kapal Pesiar KML Temukira, Kota Sorong, Papua Barat.
Belakangan diketahui S (56), berasal dari Jawa, telah mengakhiri hidupnya pada, Rabu (4/7/2021), Pukul 21.30 WIT.
Baca juga: Balon Udara di Ponorogo Meledak, Rusak 4 Rumah dan Sekolah, Saksi: Saya Lihat Tinggal Blengkernya
Ia merupakan salah satu ABK di kamar mesin, pada kapal pesiar yang sedang berlabu di Sorong.
Kejadian tersebut dikatakan, Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Nirwan Fakaubun.
Baca juga: Ditembak Mati Satgas Nemangkawi, KKB Kopengga Enumbi Bawa 11 Butir Amunisi di Tasnya
"Kita sudah cari tahu dari beberapa saksi, korban punya masalah pribadi," kata Nirwan Fakaubun, Jumat (6/8/2021).
Ia mengaku, saat ditelusuri sebelumnya korban merasa depresi.
Baca juga: Cegah kematian ibu hamil dan balita gizi PT Angkasa Pura I Gelar Pelayanan Kesehatan
"Karena dia terus ditanyai terkait dengan barang yang hilang dikamar mesin," ujarnya.
Sehingga, korban S gantung diri, pihaknya sudah buktikan dengan hasil visum.
"Keluarga juga sudah membuat penolakan untuk dilakukan otopsi," tambah dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ilustrasi-bunuh-diri.jpg)