Video Anak Kades di Malang Gelar Acara Dangdut saat PPKM Viral, Langsung Diproses Polres

Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan acara dangdutan oleh sekelompok warga di Kabupaten Malang, Jawa Timur, tanpa prokes.

(KOMPAS.COM/Tangkapan Layar)
Tangkapan layar video viral pesta dangdutan anak Kades di Malang. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan acara dangdutan oleh sekelompok warga di Kabupaten Malang, Jawa Timur, tanpa protokol kesehatan.

Pesta dangdutan itu berlangsung pada Selasa (3/8/2021) yang dilaksanakan oleh anak Kepala Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Suwito.

Dalam video berdurasi singkat, terlihat sepasang muda mudi yang sedang duet bernyanyi di atas panggung.

Baca juga: Viral Video Seorang Pria Tua Pilih Dorong Motor agar Uangnya Bisa untuk Makan, Tersisa Rp 11 Ribu

Tampak pula sejumlah orang di depan panggung itu yang semuanya tidak memakai masker.

Camat Bululawang, Mardiyanto mengatakan, pesta dangdutan itu merupakan bentuk syukuran atas rencana pendirian kafe di lokasi itu.

"Masih belum dibangun kafenya. Masih peletakan batu pertama," kata Mardiyanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon pada Jumat (6/8/2021).

Mardiyanto baru mengetahui ada pesta dangdutan itu keesokan harinya.

"Itu bukan acara resmi, jadi tidak ada laporan. Memang tidak tahu saya," katanya.

Dia sudah memanggil pihak yang bertanggung jawab atas gelaran pesta itu.

Inspektur Kabupaten Malang Tridyah Maistuti mengatakan, pesta dangdutan itu merupakan acara pribadi dari anak kepala desa.

"Kegiatannya itu kan sebenarnya kegiatan pribadi. Pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan kafe anaknya. Kebetulan itu anaknya kepala desa," kata Tridyah.

Baca juga: Adat dan Hoax Pokok Utama Rendahnya Vaksinasi di Kabupaten Pegaf, Papua Barat

Tridyah sudah memanggil kepala desa itu untuk dimintai pertanggungjawaban atas gelaran pesta itu.

"Terkait dengan ini, hari ini tadi (Jumat) sudah dilakukan pemanggilan kepada kepala desa yang bersangkutan dan kepala desa ini siap mengakui kesalahannya," katanya.

Kasus itu juga sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved