Breaking News:

Virus Corona

Sebuah Tabung Oksigen Meledak saat Pengisian, Seorang Pekerja Alami Luka di Wajah hingga Tangan

Peristiwa itu terjadi di depot oksigen PT Baja Sarana, Jalan Antasari Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Kamis (12/8/2021).

Editor: Claudia Noventa
TribunJateng
ILUSTRASI Tabung Oksigen - Seorang pekerja bernama Yohanes mengalami luka setelah sebuah tabung oksigen untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri meledak saat proses pengisian. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang pekerja bernama Yohanes mengalami luka setelah sebuah tabung oksigen untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri meledak saat proses pengisian.

Peristiwa itu terjadi di depot oksigen PT Baja Sarana, Jalan Antasari Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Kamis (12/8/2021).

Diketahui pada insiden tersebut Yohanes mengalami luka di bagian wajah dan patah tulang tangan.

Baca juga: Sebanyak 428 Bus Siap Dikirim Kemenhub ke Papua sebagai Dukungan untuk PON XX dan Perparnas XVI

Baca juga: Beberapa Aturan Baru Memasuki Kawasan Malioboro, Wajib Vaksin hingga Durasi Kunjungan Maksimal 2 Jam

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson menjelaskan, kecelakan kerja itu bisa disebabkan berbagai faktor, di antaranya karena tabung oksigen mungkin tidak standar dan penutup keran tidak kuat.

"Saat kita mengisi oksigen, keran atau selang lepas sehinga menghantam tubuh atau wajah orang yang mengisi itu bisa karena tabung gas tidak standar, akibatnya diisi tabung jebol," kata Harisson kepada wartawan, Kamis siang.

Menurut Harisson, Yohanes telah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Antonius Pontianak untuk menjalani operasi karena mengalami luka robek kening dan patah di pergelangan tangan kanan.

"Dia sudah dibawa ke rumah sakit dan akan segera dioperasi untuk fraktur atau patah di bagian tangan kanan," ucap Harisson.

Sementara itu, pimpinan PT Baja Sarana, Daniel mengatakan, peristiwa meledaknya sebuah tabung oksigen terjadi saat warga tengah mengantre.

“Kejadian terjadi pukul 10.00 WIB. Saat itu, warga sedang antre mengisi oksigen untuk pasien isoman,” terang Daniel.

Daniel telah melakukan evaluasi terhadap peristiwa ini, dan akan menghentikan proses isi ulang oksigen untuk sementara waktu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved