Breaking News:

Liga 1

Warga Nekat Nobar Liga 1, Siap-siap Berurusan dengan Polisi dan Satgas Covid-19

Apabila ditemukan adanya nonton bareng Satgas Covid-19 akan tegas membubarkan dan melakukan proses hukum

Editor: M Choiruman
Tribunnews.com
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian RI mengancam bakal membubarkan kegiatan nonton bareng (nobar) kompetisi sepakbola liga 1 2021. Nantinya, Polri-Satgas Covid-19 yang bakal melakukan penindakan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan pembubaran tersebut demi mencegah penularan Covid-19. Pihaknya tidak akan mentolerir jika adanya pendukung yang menggelar nobar.

Badai Cidera Timpah Persipura Jelang Kick-off BRI Liga 1 2021, Mayoritas Pemain Asing Menepi

"Apabila ditemukan adanya nonton bareng Satgas Covid-19 akan tegas membubarkan," kata Rusdi saat dikonfirmasi, Minggu (15/8/2021).

Menurutnya, Polri memegang teguh azaz Salus Populi Suprema Lex Esto. Artinya, keselamatan rakyat menjadi hukum yang tertinggi.

Karena itu, kata Rusdi, pihaknya tidak segan untuk mengambil langkah hukum jika pendukung masih nekat untuk mengadakan nobar liga 1. Termasuk, pihak yang melanggar aturan terkait pencegahan penularan Covid-19.

Atlet Olimpiade Tokyo Akan Hadir di Jayapura, Siap Harumkan Nama Aceh di PON XX Papua

"Jika memang harus dilakukan tindakan-tindakan tegas dengan penegakan hukum tentunya Polri tidak akan ragu dan akan penegakan hukum secara humanis bagi pihak-pihak yang mencoba untuk melanggar daripada aturan-aturan yang sedang kita ketatkan dengan adanya pandemi Covid-19," jelasnya.

Pihaknya juga sedang memetakan daerah-daerah rawan yang diduga bakal banyak melakukan nobar.

"Tentunya satuan-satuan Kepolisian wilayah telah melakukan pemetaan tempat atau daerah mana saja yang biasanya digunakan oleh penggemar sepakbola untuk melakukan nonton bareng tentu satuan-satuan telah melakukan mapping guna mengawasi daerah-daerah yang rawan terhadap nonton bareng itu sendiri," ujar dia.

Baca juga: 40 Persen Warga yang Tinggal Dekat Lokasi PON XX Papua Sudah Vaksinasi, Target Agustus 70 Persen

Polri, kata Rusdi, juga akan bekerja simultan bersama Satgas Covid-19 di daerah yang di dalamnya terdapat instansi lain.

Di antaranya, TNI hingga pemerintah daerah bekerja bersama agar efek daripada kompetisi bisa diawasi dengan baik.

"Tentunya juga Polri tidak bekerja sendiri kami juga merangkul suporter-suporter yang ada di daerah masing-masing untuk bersama-sama menjaga kompetisi sepak bola ini tidak menjadi cluster terbaru dengan adanya aktivitas nonton bareng di luar," ujarnya. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved