Prakiraan Cuaca
Info BMKG: Prospek Tinggi Gelombang Sepekan di Papua, 16 hingga 22 Agustus 2021
BMKG telah merilis prospek tinggi gelombang sepekan di Papua, mulai Senin (16/8/2021) hingga Minggu (22/8/2021). Cek selengkapnya.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis prospek tinggi gelombang sepekan di Papua, mulai Senin (16/8/2021) hingga Minggu (22/8/2021).
Berdasarkan informasi dari Balai Besar BMKG Wilayah V Jayapura, pada tanggal 16 hingga 18 Agustus 2021, kategori tinggi gelombang berkisar 0,25-1,25 meter di perairan Biak, Teluk Cenderawasih, Perairan Agatas Amamapare, Perairan Yos Sudarso dan Perairan Merauke.
Selanjutnya, pada 19 hingga 22 Agustus 2021, kategori tinggi gelombang berkisar 0,25-1,25 meter di Samudera Pasifik utara Biak, Perairan Biak, Samudera Pasifik utara Jayapura, Perairan Jayapura-Sarmi, Perairan Agats-Amamapare, Perairan Yos Sudaros, dan Perairan Merauke.
Baca juga: Prospek Cuaca Sepekan di Papua Mulai 16 hingga 22 Agustus 2021
Baca juga: Uji Coba Sistem Lalin Ganjil Genap di Kota Jayapura Diterapkan Mulai 16 hingga 31 Agustus
Berikutnya, kategori tinggi gelombang berkisar 1,25-2,50 meter pada 16 hingga 18 Agustus 2021, di Samudera Pasifik utara Biak, Samudera Pasifik utara Jayapura, perairan Jayapura-Sarmi.
Pada 19-22 Agustus 2021, kategori tinggi gelomang 1,25-2,50 meter di Laut Arafuru timur Kepulauan Aru, Laut Arafuru selatan Merauke, dan Laut Arafuru bagian timur.
Selanjutnya, pada 16 hingga 18 Agustus 2021, kategori tinggi gelombang berkisar 2,50-4,00 meter diperkirakan terjadi di Laut Arafuru timur Kepulauan Aru, Laut Arafuru selatan Merauke, dan Laut Arafuru bagian timur.
Diimbau kepada para operator perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar agar memperhatikan keselamatan.
Demilkian juga risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran.
Untuk perahu Nelayan, kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Berikutnya, kapal tongkang, kecepatan angin leih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.
Kapal Ferry, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Selanjutnya untuk kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar, kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.
Serta, kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/gelombang-tinggi.jpg)