Kamis, 23 April 2026

Virus Corona

Upacara HUT RI di Pemakaman Jenazah Covid-19 di Madiun, Bendera Merah Putih Dikibarkan Para Relawan

Relawan petugas pemakaman jenazah  Covid-19 di Kota Madiun memiliki cara tersendiri untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI tahun ini.

Editor: Claudia Noventa
KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI
Relawan tim pemakaman jenazah pasien covid-19 menggelar upacara bendera untuk memperingati HUT RI Ke-76 di halaman tempat pemakaman umum Pagu Indah, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (15/8/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Upacara bendera untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan (HUT) RI dilakukan relawan petugas pemakaman jenazah Covid-19 di Kota Madiun, Jawa Timur.

Namun, upacara yang dilakukan tak biasa, lantaran mereka memiliki cara tersendiri untuk menggelarnya pada Minggu (15/8/2021).

Mengenakan hazmat dan APD lengkap, para relawan memilih menggelar upacara bendara untuk memperingati HUT ke-76 RI di tempat pemakaman umum Pagu Indah, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur.

“Kami memilih tempat pemakaman itu karena di situ banyak dimakamkan jenazah covid-19 selama pandemi,” kata Koordinator Tim Pemakaman Jenazah Protokol Kesehatan Covid-19 dari PMI Kota Madiun, Yulius Victoria kepada Kompas.com, Minggu (15/8/2021).

UPACARA BENDERA—Relawan tim pemakaman jenazah pasien covid-19 menggelar upacara bendera untuk memperingati HUT RI Ke-76 di halaman tempat pemakaman umum Pagu Indah, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (15/8/2021).
UPACARA BENDERA—Relawan tim pemakaman jenazah pasien covid-19 menggelar upacara bendera untuk memperingati HUT RI Ke-76 di halaman tempat pemakaman umum Pagu Indah, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (15/8/2021). (KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI)

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pembobol ATM yang Curi Rp 470 Juta, Ngaku Dipakai untuk Beli Mobil dan Bayar Utang

Baca juga: Hendak Memancing di Pantai, Warga Temukan Tengkorak Manusia, Celana Wanita, hingga Kuncir Rambut

Bentuk Keprihatinan

Pria yang akrab disapa Kelik ini mengatakan, upacara bendera digelar di tempat pemakaman sebagai bentuk keprihatinan para relawan terhadap pandemi yang belum diketahui kapan akan berakhir.

“Negeri kita saat ini juga prihatin dengan adanya Covid-19,” kata Kelik.

Namun dia bersyukur, saat hendak memperingati HUT RI, jumlah jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan makin menurun di Kota Madiun.

Sebulan yang lalu, timnya bisa memakamkan hingga 15 jenazah pasien Covid-19 dalam sehari.

“Saat ini sudah turun dibandingkan bulan kemarin. Ini hari hanya enam jenazah yang kami makamkan,” ujar Kelik.

Adapun, upacara digelar di tempat pemakaman umum lengkap dengan peralatan penggali tanah yang biasa mereka gunakan.
Total relawan yang mengikuti upacara bendara sebanyak 13 orang. Mereka berasal dari relawan PMI, BPBD hingga Puskesmas.

Baca juga: Uji Coba Pemberlakuan Ganjil-Genap Kendaraan Jelang PON XX, Ini Ruas Jalan yang Masuk Daftar

Kegiatan upacara bendera pun berlangsung sederhana. Seperti upacara kenegaraan, belasan relawan juga menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Selain itu mereka juga mengheningkan cipta untuk arwah korban Covid-19 dan pejuang kemerdekaan yang gugur di medan perang.

Usai menggelar upacara bendera, para relawan pemakaman jenazah Covid-19 berharap pandemi ini segera berakhir dari bumi Indonesia.

Dengan demikian kehidupan warga dapat normal kembali.

“Penanganan Covid-19 harus tetap berjalan. Kami berharap ke depan Covid-19 tidak merajalela di Indonesia lagi khususnya di Kota Madiun,” kata Kelik.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Relawan di Madiun Gelar Upacara Bendera Peringatan HUT RI di Pemakaman Jenazah Covid-19

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved