Sabtu, 2 Mei 2026

PON XX Papua

Dionisius Deda: PB PON XX Papua Harus Melakukan Sosialisasi ke Setiap Venue

"Ya kami berharap adanya konfirmasi PB PON terkait hal ini, karena kita tidak mau ada pertikaian atau gangguan di setiap venue seperti pemalangan."

Tayang:
Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Tirza Boyandone
Kepala Distrik Abepura Dionisius Deda. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kepala Distrik Abepura Dionisius Deda, mengatakanPanitia Besar (PB)  Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021, harus memberikan sosialisasi di setiap tempat venue khususnya yang berada di wilayah Abepura.

Hal ini agar meminimalisir adanya gesekan atau pertikaian antar warga, pada saat pelaksanaan.

Dengan menjelaskan secara pasti agenda PON XX dan seperti apa alurnya, agar masyarakat merasa dilibatkan secara langsung dalam kegiatan ini.

Baca juga: Distrik Abepura Berbenah Jelang PON XX Papua

"Ya kami berharap adanya konfirmasi PB PON terkait hal ini, karena kita tidak mau ada pertikaian atau gangguan di setiap venue seperti pemalangan, orang mabuk dan parkiran," katanya kepada Tribun-Papua.com, Kamis (19/8/2021).

Selain itu, dirinya meminta agar pihak PB PON dapat mengurus tempat jualan di setiap venue. Agar masyarakat merasa dilibatkan.

"Harus ada pertemuan bersama RT/RW hingga kepala kampung, untuk masyarakat sekitar venue. Melakukan perizinan perihal siapa saja yang masuk ke kawasan venue," ucapnya.

Tidak hanya itu, ia mengatakan harus ada pembatasan yang pasti terkait titik mana saja yang boleh digunakan masyarakat, dalam berjualan.

"Pastinya yang masuk harus sudah di vaksin, lapangan parkirnya dimana, hingga batas jualan nantinya dimana. Ini harus jelas dan terarah, kalau tidak nanti amburadul," tegasnya.

Dion menambahkan, hal-hal seperti ini terlihat mudah untuk dikerjakan, namun pada saat mengeksekusinya akan ada banyak masalah bila tidak dilakukan dari sekarang.

"Kita harus menjadi tuan rumah yang baik bagi masyarakat luar pada saat berkunjung. Kesan ini akan diingat dan Papua akan dipercayakan, pada kegiatan selanjutnya," ucapnya.

Koordinasi bersama pihak PB PON juga telah dilakukan, hanya saja tinggal menunggu konfirmasi seperti apa dan bagaimana giat yang perlu dilakukan.

"Ini kan merupakan rencana yang diberikan, semua kembali ke PB PON. Namun kami targetkan minggu terakhir di bulan Agustus ini sudah harus dilakukan mengingat waktu cukup mepet," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved