Breaking News:

Papua Terkini

Dorong UMKM, Disperindagkop Papua Luncurkan Program Kredit Papeda

"Program ini tercipta berdasarkan kebutuhan di masyarakat akan kredit yang terjamin dan terpercaya serta legal," kata Ditur Bank Papua F Zendrato.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
EKONOMI - Gubernur Papua Lukas Enembe meluncurkan program Kredit Papeda dan melaunching website "Siap Waropen" di Jayapura Papua, Kamis (19/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dalam usahanya memacu UMKM lokal, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Papua bersama lembaga perbankan, meluncurkan program kredit Papeda.

Dalam hal ini, program Papeda ialah bantuan kredit percepatan akses keuangan daerah.

Program kredit Papeda resmi diluncurkan Jumat (18/8/2021) oleh Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura.

Baca juga: Distrik Abepura Berbenah Jelang PON XX Papua

Melalui kanal Disperindagkop Provinsi Papua yang diakses Tribun-Papua.com Kamis (19/8/2021) Direktur Utama Bank Papua F Zendrato, mengatakan program kredit Papeda ini, ialah hasil kerja sama Disperindagkop bersama Bank Papua, Bank Indonesia dan OJK.

"Program ini tercipta berdasarkan kebutuhan di masyarakat akan kredit yang terjamin dan terpercaya serta legal," jelasnya.

Selain itu, Zendrato mengatakan program ini diadakan untuk mendukung usaha-usaha mikro, yang merupakan binaan dari Dinas Perindagkop Provinsi Papua, agar dapat mandiri dan aksesnya ke bank lebih cepat.

Dirinya menambahkan, dengan adanya program kredit Papeda ini, tujuan lainnya agar memutus mata rantai rentenir, yang selama ini sangat membebankan UMKM dalam kebutuhan permodalan.

Pria kelahiran Gunung Sitoli 15 November 1958 itu, menegaskan program kredit Papeda memiliki bunga 0%, dan disubsidi langsung oleh Pemprov Papua sebesar 5%.

Kemudian, ia menyampaikan maksimum pembiayaan setiap orangnya mencapai Rp 10 juta, namun disesuaikan dengan kriteria tertentu.

Baca juga: Lebih dari Setahun Merebak, Wabah Covid-19 Telah Menjangkiti 39.834 Orang di Provinsi Papua

"Program kredit Papeda ini dimulai 2021, kita telah menyediakan platform 5 miliar dan tahun 2022 akan ditambah menjadi 10 miliar, menjadi 15 milliar, serta di 2023 menjadi 25 milliar," sebutnya.

Terakhir, Zendrato mengharapkan melalui program kredit Papeda, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua di bidang usaha mikro, dan tidak lagi terjebak hutang kepada rentenir.

"kedua, harapannya pengusaha kecil dapat membuka akses dengan lembaga keuangan, bagaimana cara berhubungan dengan bank," harapnya.

Kemudian poin yang ketiga, ia menyampaikan apabila usaha mikro meningkat dan sejahtera, maka bank juga akan mendapatkan keuntungan, sehingga simbiosis mutualisme terjalin erat. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved