Minggu, 12 April 2026

Pendidikan

Kampus Uncen di Serui Segera Beroperasi, Tanda Pemekaran Provinsi Tabi Saireri Segera Rampung?

Calon mahasiswa yang mendaftar adalah putra putri asli Papua yang bukan hanya berasal dari wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, dan Kabupaten Waropen.

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kampus II Universitas Cenderawasih (Uncen) di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, akan menjalankan kegiatan akademiknya pada tahun ajaran 2021/2022.

Beroperasinya kampus dua ini lantaran pendaftar calon mahasiswa di Uncen melebihi kuota kursi yang ditetapkan sejak Rabu (18/08/2021).

Kepala Inspektorat Alex Kiriweno mengatakan antusiasme calon mahasiswa terhadap kampus ini sangat tinggi.

“Masih ada diskusi dengan pihak Uncen terkait kuota, karena kurang lebih hanya sekitar 80 Mahasiswa yang diterima, akan tetapi hingga sekarang, jumlahnya hampir melebihi 200 orang," katanya kepada Tribun-Papua.com, Kamis (19/8/2021).

Alex mengatakan, amanat pembentukan daerah otonom menurut UU Nomor 23 Tahun 2014, haruslah memenuhi semua persyaratan yang ditentukan.

Baca juga: Ini Alasan RS Provita Jayapura Belum Turunkan Biaya Tes PCR Sesuai Perintah Jokowi

Baca juga: Capres Independen Dibahas dalam Rencana Amandemen UUD 45, Ini 10 Pokok Usulanya

Salah satu syarat ditetapkannya sebuah DOB baru, ialah kesiapan infrastruktur pelayanan publik.

Termasuk adanya universitas negeri, yang dapat menyediakan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Di lain sisi, Staf Khusus Presiden Bidang Millenial Billy Mambrasar mengatakan percepatan pembangunan di Papua dan Papua Barat terus terjadi atas arahan dari Presiden Joko Widodo sendiri.

Sekadar diketahui, pada 29 Juni lalu, Pencanangan Kampus II Uncen yang terdiri dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, dihadiri oleh Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar, dan Rektor Universitas Cenderawasih Apolo Sapanfo.

Kemudian Direktur Kelembagaan Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Dikti RI Dr Ridwan, Ketua MRP Papua, Jhony Banua, Serta kepala Dinas Pendidikan,Kebudayaan, Perpustakaan dan Arsip Provinsi Papua, Christian Sohilait.

Adapun calon mahasiswa yang mendaftar adalah putra dan putri asli Papua yang bukan hanya berasal dari wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen, dan Kabupaten Waropen.

Tetapi juga dari kabupaten lain di sekitar Teluk Cenderawasih, yakni Mamberamo, Nabire, Biak, Supiori, Wondama, dan Manokwari.

Keberadaan Kampus II Uncen di Serui ini menimbulkan banyak sekali diskusi, terkait apakah kampus ini merupakan sebuah cikal bakal kampus negeri.

Pasalnya, kampus negeri adalah satu syarat untuk calon DOB Provinsi Baru di Teluk Cenderawasih. (*)    

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved