Pendidikan
Pemkab Yapen Bingung, Calon Mahasiswa yang Daftar di Kampus Uncen Serui Melebihi Kuota
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen binggung calon mahasiswa yang mendaftar di Kampus II Universitas Cenderawasih di kabupaten itu membludak
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen binggung calon mahasiswa yang mendaftar di Kampus II Universitas Cenderawasih di kabupaten itu membludak melebihi kuota ketersediaan kursi.
Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Yapen kebingungan menetapkan jumlah yang akan diterima masuk sebagai mahasiswa pada Rabu (18/08/2021).
"Masih ada diskusi dengan Pihak Uncen terkait kuota, karena kurang lebih hanya sekitar 80 Mahasiswa yang diterima," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Yapen, Saskar Paideirow melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Kamis (19/8/2021).
Baca juga: Distrik Dekai Kembali Kondusif setelah Diteror KKB, Polisi: Pemerintah Inisiatif Rapat Sectoral
Akan tetapi hingga sekarang, menurut Saskar, sudah dua gelombang pendaftaran, jumlahnya hampir melebihi 200 peserta yang tes.
Lanjut dia, artinya antusiasme anak-anak Papua terhadap keberadaan kampus ini sangat tinggi.
Rata-rata putra-putri asli Papua yang mendaftar,bukan hanya dari Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten waropen.
Akan tetapi, ada juga dari kabupaten-kabupaten lain sekitar di Teluk Cenderawasih, seperti Kabupaten Mamberamo Raya, Nabire, Biak, Supiori, Wondama, dan Manokwari.
Baca juga: Beli Mobil Dinas Baru saat Pandemi, Gubernur Sumbar Minta Maaf dan Serahkan ke Satgas Covid-19
Saskar Paideirow mengatakan, keberadaan kampus ini akan memberikan akses pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia dari wilayah pesisir untuk mengembangkan sektor kemaritiman dan mempercepat pembangunan.
"Selain dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, kampus ini juga akan menyediakan jurusan Teknik Informatika, menampung lulusan kerjasama Pemda Yapen dengan Kampus Institut Pertanian Bogor,"ujarnya.
"Beberapa tahun belakangan ini, Pemkab Kepulauan Yapen mengadakan kerja sama pendidikan diploma dalam bidang ini,"katanya.
Baca juga: Bahas Akar Masalah di Papua, Jusuf Kalla: Sudah Diberi Segala Kesempatan Sebenarnya
Sekadar di ketahui pada 29 Juni 2021 lalu, Kampus II Uncen yang terdiri dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan di resmikan di Kabupaten Yapen.
Peresmian kali itu dihadiri oleh Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar, Rektor Universitas Cenderawasih, Apolo Sapanfo, Direktur Kelembagaan Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud dikti RI Dr. Ir. Ridwan.
Selanjutnya, Ketua DPR Papua Jhony Banua, Serta kepala Dinas Pendidikan,Kebudayaan, Perpustakaan dan Arsip Provinsi Papua, Christian Sohilait.
Baca juga: Kepala Disdikbud Sorong Diduga Korupsi Dana Insentif Guru, Pakai Nama Orang yang Sudah Meninggal
Provinsi Papua terbagi menjadi tujuh Wilayah adat, di mana tiga Wilayah Adat, menghadap ke samudra Pasifik.
Ke 3 Wilayah Adat itu yakni Mamta (Jayapura dan sekitarnya), Saireri (Mencakup Waropen, Yapen, Biak dan sekitarnya), serta Domberai (Wilayah Wondama, Manokwari dan sekitarnya).
Lokasi ketiga wilayah adat tersebut kaya akan keragaman hayati bawah laut, dan juga potensi ekonomi yang besar dari pengembangan sektor maritim.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/pencanangan.jpg)