Breaking News:

KKB Papua

Wakil Bupati Sebut Yahukimo Mulai Kondusif, Satgas Nemangkawi Pertebal Pengamanan

Esau mengatakan pemerintah akan melakukan pertemuan bersama para tokoh yang ada di Yahukimo guna pemulihan keamanan.

istimewa
YAHUKIMO - Rumah milik warga di Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo yang dibakar orang tidak dikenal, Selasa (17/8/2021) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Wakil Bupati Yahukimo Esau Miran mengatakan, kondisi keamanan di wilayahnya pasca gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tiga hari belakangan, berangsur kondusif.

Aktivitas masyarakat di ibu kota Dekai mulai normal. Demikian juga dengan perekonomian.

“Perekonomian dan pelayanan pemerintahan sudah berjalan,” kata Esau lewat gawainya kepada Tribun-Papua.com, Kamis (19/8/2021).

Esau mengatakan pemerintah akan melakukan pertemuan bersama para tokoh yang ada di Yahukimo guna pemulihan keamanan.

"Pemerintah mengambil inisiatif melakukan rapat sektoral untuk mencari solusi,” ujarnya.

Baca juga: 5 Berita Populer: Jumlah Pasien Isoman di LPMP Jayapura Menurun hingga Masalah Sampah

Baca juga: Diduga Korupsi, Kadis dan Bendahara Dinas Pendidikan Kota Sorong Ditangkap Polisi

Sementara itu, Kepolisian Daerah Papua telah mengirimkan Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Nemangkawi ke Kabupaten Yahukimo untuk mengejar pimpinan KKB Tendius Gwijangge Cs.

“Di sana ada dua tim atau 20 personel, dan akan kami perkuat lagi dengan tim yang akan naik hari ini," kata Direktur Reskrimum Polda Papua, Kombes Pol Faisal Ramadhani yang juga Kepala Satgas Gakum Nemangkawi, Kamis (19/8/2021) pagi.

Diberitakan sebelumnya, KKB diduga pimpinan Tendius Gwijangge melakukan serangkaian teror berupa pembakaran rumah hingga kontak senjata dengan aparat keamanan di Kabupaten Yahukimo.

Tiga hari terakhir, KKB telah meneror dan membakar tiga rumah warga di Distrik Dekai.

Aksi pertama dilakukan pada Senin (16/8/2021) sore yang menyebabkan kebakaran satu unit rumah.

Esoknya, KKB kembali membakar dua unit rumah warga.

Selain pembakaran, KKB juga meminta paksa uang kepada warga yang berada di ujung bandara sambil melepaskan tembakan.

Kemudian terjadi kontak senjata kontak senjata antara KKB dengan aparat TNI-Polri di Kota Dekai. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved