Breaking News:

Oknum TNI yang Hukum Warga Tempel Kuping ke Knalpot Brong Dimaafkan, Korban Tak Mau Buat Laporan

Oknum TNI yang viral menghukum seorang pria menempelkan telinga ke knalpot sepeda motor racing di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dimaafkan korban.

Instagram/memodmedsos
Viral Oknum TNI Injak Kepala Warga dan Paksa Dekatkan Telinga ke Knalpot Brong 

TRIBUN-PAPUA.COM - Oknum TNI yang viral menghukum seorang pria menempelkan telinga ke knalpot sepeda motor racing di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dimaafkan korban.

Sebelumnya, oknum prajurit TNI berinisial Serka S sempat ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Korban dan keluarganya lalu memutuskan untuk tidak melanjutkan ke proses hukum dan berdamai.

Surat pernyataan tertulis di kantor Subdenpom Bima untuk memintar Serka S yang kini ditahan agar segera dibebaskan juga ditulis pihak korban.

"Korban sudah menandatangani pernyataan damai diatas meterai. Dalam surat pernyataan itu, korban dan keluarganya memutuskan tidak mengajukan gugatan dan meminta tersangka segera dibebaskan," kata Komandan Intel Kodim 1608 Bima Letda Husen saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/8/2021).

Kasus ini sempat viral di media sosial karena pelaku memaksa korban menempelkan telinganya ke knalpot sebagai sanksi lantaran pria tersebut memasang knalpot bising di sepeda motornya.

Husen memastikan, proses damai antara korban dan Serka S tanpa ada unsur paksaan atau tekanan dari pihak manapun.

Baca juga: Sosoknya Viral Paksa Remaja Tempelkan Telinga ke Knalpot Brong, Oknum TNI Ini Ditahan

Menurut dia, pihak keluarga korban telah sepakat berdamai dan menempuh penyelesaian masalah secara kekeluargaan.

Didampingi keluarga, kata Husen, korban mengaku tidak akan melaporkan atau memperpanjang permasalahan dengan Serka S.

Keluarga korban menilai, lanjut Husen, tindakan Serka S dengan memberikan sanksi pemilik knalpot racing adalah bagian dari pembinaan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved