Breaking News:

Covid 19 Papua Barat

Diancam Satpol PP Sorong Bubarkan Vaksinasi, Dominggus Mandacan: Kami Tak Diterima

"Kita sudah kirim surat permohonan izin ke Satgas Covid-19 Sorong, sejak 18 Agustus 2021," kata Ketua DPD NasDem Papua Barat, Dominggus Mandacan.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
Ketua DPD partai NasDem Papua Barat, Dominggus Mandacan. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Terkait ancaman Satpol PP Kota Sorong, untuk bubarkan pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Terminal Remu, lantaran tak ada izin dari Satgas Covid-19 Kota Sorong.

Ketua DPD partai NasDem Papua Barat, Dominggus Mandacan, pun angkat bicara.

"Kita sudah kirim surat permohonan izin ke Satgas Covid-19 Sorong, sejak 18 Agustus 2021," ujar Mandacan, Sabtu (21/8/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Tak Ada Izin, Satpol PP Sorong Ancam Bubarkan Acara Vaksinasi oleh NasDem Papua Barat

Mandacan menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dua kali terkait dengan izin.

"Namun, kita tidak diterima dan juga tak diberikan izin," ucapnya.

Hanya saja, lanjut dia, pihak lain seperti Kepolisian dan Hotel, telah memberikan izin.

"Selain ketua DPD NasDem, saya juga Gubernur Papua Barat, harusnya ada tingkat koordinasi dalam arti izin," tuturnya.

"Harusnya, mereka datang secara baik-baik dan bicara, mungkin soal administrasi atau apa harus dibicarakan. Tapi tidak menghambat vaksinasi," ucapnya.

Pihaknya meminta kepada Satpol PP Sorong, agar kegiatan vaksinasi tetap berjalan.

Baca juga: Delapan Wilayah di Kota Jayapura Zona Kuning Covid-19, Cek Wilayahmu

"Jangan seperti tadi yang datang dengan iring-iringan dan bunyikan sirene, kemudian mengancam bongkar tenda itu sebenarnya tidak boleh," ungkapnya.

Ia berharap, semua pihak harus mendukung kegiatan vaksinasi, hal seperti ini jangan terjadi pada yang berikut lagi.

"NasDem sudah membuat vaksinasi diberbagai daerah, semuanya telah diizinkan, kenapa Sorong tidak," imbuhnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi di Terminal Remu, hanya semata-mata karena kemanusiaan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved