Breaking News:

Vaksinasi di Sorong Nyaris Dibubarkan Satpol PP, Gubernur Papua Barat Kesal: Bicarakan Baik-baik

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, marah ketika menerima informasi kegiatan vaksinasi yangdigelarnya akan di bubarkan SatPol PP di Kota Sorong.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun
Ketua DPD partai NasDem Papua Barat, Dominggus Mandacan. 

TRIBUN-PAPUA.COM – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, marah ketika menerima informasi kegiatan vaksinasi yangdigelarnya akan di bubarkan SatPol PP di Kota Sorong.

Ia yang juga menjabat sebagai ketua DPD Partai Nasdem ini mengatakan ada yang datang dengan iringan sirine dan mengancam hendak membongkar tenda.

Dirinya berharap, semua pihak harus mendukung kegiatan vaksinasi, dah tak ingin kejadian ini terjadi kembali.

"Jangan seperti tadi yang datang dengan iring-iringan dan bunyikan sirene, kemudian mengancam bongkar tenda itu sebenarnya tidak boleh," ungkap Mandacan Sabtu (21/8/2021).

Baca juga: AJI Surati Kapolda Papua, Usut Pelaku Teror Jurnalis Victor Mambor dan Lucky Ireeuw

Baca juga: Inilah DPO di Papua yang Kejahatannya Masih di Ingat Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian

"NasDem sudah membuat vaksinasi diberbagai daerah, semuanya telah diizinkan, kenapa Sorong tidak," imbuhnya.

Terkait ancaman Satpol PP Sorong, untuk bubarkan pelaksanaan vaksinasi yang digelar di Terminal Remu, lantaran tak ada izin dari Satgas Covid-19 Kota Sorong.

Mancacan menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dua kali terkait dengan izin.

"Namun, kita tidak diterima dan juga tak diberikan izin," ucapnya.

Hanya saja, lanjut dia, pihak lain seperti Kepolisian dan Hotel, telah memberikan izin.

"Selain ketua DPD NasDem, saya juga Gubernur Papua Barat, harusnya ada tingkat koordinasi dalam arti izin," tuturnya.

Baca juga: Inilah 5 Kabupaten di Papua yang Rawan Terjadi Aksi Penembakan oleh KKB

"Harusnya, mereka datang secara baik-baik dan bicara, mungkin soal administrasi atau apa harus dibicarakan. Tapi tidak menghambat vaksinasi," ucapnya.

Pihaknya meminta kepada Satpol PP Sorong, agar kegiatan vaksinasi tetap berjalan.

Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi di Terminal Remu, hanya semata-mata karena kemanusiaan.

(Tribun-Papua.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved