Pemberlakukan Ganjil Genap
Warga Keluhkan Pemberlakukan Ganjil Genap di Sentani
Masyarakat mengeluhkan pemberlakukan ganjil genap malah membuat kemacetan parah, bahkan kegiatan ini belum ada sosialisasi terlebih dahulu.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Ri
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara
TRIBUN-PAPUA, JAYAPURA - Pemberlakuan ganjil-genap di Kabupaten Jayapura masih menuai banyak kritikan oleh masyarakat.
Seorang Warga Kelurahan Kemiri, Sentani, Yohan Manggunai (39) mengatakan, kebijakan tersebut membingungkan masyarakat, membuat macet dan timbulkan kerumunan.
Baca juga: Gubernur Papua Barat Ngamuk Kegiatannya Mau Dibubarkan SatPol PP Kota Sorong
"Aturan tersebut tujuannya untuk apa, PON, antisipasi penyebaran covid, atau menambah kemacetan," ungkapnya.
Kata dia, aturan sebelum dilaksanakan harus adanya sosialisasi kepada masyarakat agar bisa dimengerti.
Baca juga: Ludah Pinang Hiasi Jembatan Penyebarangan di Padang Bulan
"Ganjil genap diberlakukan harus diberikan sosialisasi agar kami masyarakat bisa pahami fungsinya," ujarnya.
Lanjutnya, dengan adanya ganjil-genap membuat terjadi kemacetan.
"Kegiatan ini untuk mengurangi macet atau menambah kemacetan, saya dari tadi tidak bisa lewat, karena macet,” bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/16082021-ganjil-genap.jpg)