Breaking News:

Papua Terkini

Ludah Pinang Penyebab Pemalangan Jalan oleh Warga di Ibu Kota Papua

Pengancaman yang dilakukan oleh kedua pelaku R (24) dan S (27) kepada korban Eliezer Aibini (45) berujung pada aksi pemalangan

Tribun-Papua.com/Nandi Tio G Effendy
Suasana usai masyarakat memblokade jalan di Tanah Hitam, Abepura 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Pengancaman yang dilakukan oleh kedua pelaku R (24) dan S (27) kepada korban Eliezer Aibini (45) berujung pada aksi pemalangan serta bakar ban di depan SPBU Kamkey,Distrik Abepura.

Pemalangan tersebut dilakukan lantaran menuntut kepolisian segera menangkap kedua pelaku pengancaman.

Baca juga: Survei Venue Pertandingan, PB ESI Siap Gelar Eksibisi Esports PON XX Papua

Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak mengatakan, pemalangan jalan dilakukan lantaran menuntut kepolisian segera menangkap dua pelaku.

Lintong menjelaskan, saat itu korban bersama istrinya berada di Pasar Youtefa, kemudian datang pelaku R dan S berhenti tepat dibelakang korban.

Lanjut dia, sehingga korban menegur para pelaku " Ko (kamu) bawah motor pelan" kemudian dibalas pelaku R "Sa pelan ini kaka, ini parkiran kaka bukan tempat nongkrong.

Baca juga: Persipura Dapat Dukungan dari sang Mantan di Liga 1: Kemenangan Menentukan Langkah Selanjutnya

Kemudian korban mengatakan "Ko melawan skali" lalu pelaku menjawab "Sa melawan karena Sa tidak salah."

Kemudian korban mendekati para pelaku namun istrinya menahan sehingga korban yang lagi makan pinang langsung meludahi pelaku R.

"Karena merasa tidak terima atas perlakuan korban, pelaku mengambil balok dan mengejar korban ke dalam los penjual pakaian,"kata Kapolsek melalui rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Warga Kabupaten Keerom Dukung Pelaksanaan PON XX Papua

Melihat situasi sudah aman, kata dia, korban bersama istrinya mendatangi Polsek untuk melaporkan kejadian tersebut.

Namun karena tidak puas, korban bersama masyarakat melakukan pemalangan jalan dengan aksi membakar ban didepan SPBU Kamkey Abepura.

"Mereka lakukan aksi palang jalan dengan alasan agar para pelaku segera ditangkap oleh pihak kepolisian,"ujarnya.

Baca juga: Wahana Visi Indonesia Gandengn Gereja Berikan Pemahaman Pentingnya Mendidik Anak Lewat Pola Keluarga

Kemudian,dengan adanya jalan yang dipalang oleh masyarakat dan korban, Kapolsek dan personil mendatangi TKP dan meminta agar palang segera dibuka.

"Kami merespon aspirasi masyarakat dan berhasil menangkap kedua pelaku untuk diamankan guna proses hukum lebih lanjut,"katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar semua permasalahan diserahkan ke pihak kepolisian, jangan mengambil tindakan yang dapat merugikan orang lain dengan cara memalang aktivitas umum.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved