Rabu, 8 April 2026

Pemuda Katolik

Aloysius Giyai : Kaum Muda Katolik Harus Berjiwa Solider dan Bersikap Universal

Aloysius Giyai,meminta kaum muda Katolik membangun sikap solider dan universal dalam kehidupan sosial kemasyarakatan

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
Suasana kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) PMKRI Cabang Jayapura di Arso 8 PIR 5, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA-Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura St. Efraim, drg. Aloysius Giyai,meminta kaum muda Katolik membangun sikap solider dan universal.

Sikap solider dan universal itu dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, berbangsa dan bernegara tanpa membedakan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) di Tanah Papua.

"Untuk menuju ke sana, itu melewati sebuah proses belajar. Yakni melalui pembinaan, pelatihan, dan pengkaderan,"kata Aloysius kepada Tribun-Papua.com,Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Fakta Balita Ditemukan Tewas di PALI, Ditinggal Orangtuanya di Bangunan Kosong

"Oleh karena, kalian semua yang hadir dalam kegiatan ini harus benar-benar mengikuti kegiatan ini dengan baik,"ujarnya.

Dia mengatakan, pemimpin besar negara, pemimpin daerah atau tokoh terkenal juga melalui jalan yang sama yaitu pembinaan dalam berorganisasi,"katanya.

Aloysius menyampaikan hal itu disela-sela kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) PMKRI Cabang Jayapura di Arso 8 PIR 5, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom.

Baca juga: Bom Bunuh Diri Tewaskan Ratusan Orang di Bandara Kabul, Prediksi AS soal Afghanistan Nyata

Sekitar 200-an peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Aloysius mengatakan menjadi kader muda Gereja Katolik, PMKRI Cabang Jayapura harus mampu memproses diri untuk tampil menjadi organsisasi yang peka terhadap persoalan sosial, ketidakadilan dan kemiskinan.

"Itu nilai yang diwariskan Gereja Katolik untuk selalu melihat orang yang lebih menderita dari kita. Membangun sikap solidaritas dari sekarang,"ujarnya.

Baca juga: Polisi Selidiki Video Viral Penembakan Anjing di Malang, Dilakukan di Depan Rumah Seorang Warga

Menurut birokrat handal asal Mee Pago ini, PMKRI Cabang Jayapura harus menanamkan dalam jiwa seluruh anggotanya hukum tabur tuai.

Lanjut dia, dimana apa yang ditanam baik hari ini, kelak akan dipetik buah yang baik pula. Sebab ini adalah nilai ajaran semua agama, tidak hanya Katolik saja.

"Doktrin ini harus masuk dalam sendi-sendi kehidupan, seiring sirkulasi darah dalam tubuh. Jika ini terjadi, ketika kita berhadapan dengan persoalan hidup, kita tidak jatuh dan rapuh,"katanya.

Baca juga: Papua Adalah Indonesia, Semua Punya Tanggungjawab Membawa Papua Lebih Baik

Malah sebaliknya, kata dia,tampil sebagai pemimpin hebat di masa depan membangun gereja dan bangsa sesuai semboyan misioner PMKRI yaitu Pro Ecclesia et Patria,"ujarnya.

Pada kesempatan itu, Aloysius juga mengajak seluruh anggota PMKRI Cabang Jayapura untuk mendukung even akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada yang akan digelar Oktober 2021 mendatang.

Baca juga: Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat Hari Ini, Jumat 27 Agustus 2021: Kasus Capai 54.056‬

Sebab agenda olahraga paling bergengsi ini mempertaruhkan harga diri dan martabat Papua di mata Indonesia dan dunia internasional.

"Ini salah satu gebrakan bagus dari Gubernur Papua Lukas Enembe untuk menjadi ajang kebangkitan olahraga di Tanah Papua. Tak hanya PMKRI, semua OKP wajib untuk mendukung penuh PON dengan caranya masing-masing,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved