Tribun Network

Menteri Perdagangan: Perbaikan Ekonomi Indonesia di Quartal ke 2 Kian Meningkat

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan perbaikan ekonomi Indonesia di quartal ke 2 kian meningkat

Tribun-Papua.com/Patricia Laura Bonyadone
Tangkapan layar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam Talkshow virtual peresmian Tribun Tangerang dan Tribun Bekasi,Jumat (27/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Patricia Laura Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan perbaikan ekonomi Indonesia di quartal ke 2 kian meningkat

Muhammad Lutfi menyampaikan hal itu dalam Talkshow virtual peresmian Tribun Tangerang dan Tribun Bekasi,Jumat (27/8/2021).

Dia mengatakan, di masa ini tantangan masyarakat Indonesia itu bagaimana bisa hidup berdampingan dengan corona.

Baca juga: Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat Hari Ini, Jumat 27 Agustus 2021: Kasus Capai 54.056‬

Lanjut dia, cukup sulit bila melakukan kegiatan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Pertumbuhan komsumsi di quartal ke 2 di 2021 ini angkahnya sudah lebih baik dari tahun sebelumnya yakni 2019 yang hanya 5,6 persen dan untuk saat ini 5,93 persen.

"Artinya untuk nilai komsumsi sendiri, sudah balik sebelum Covid-19 di Indonesia," katanya.

Baca juga: Bocah 5 Tahun Hanya Bisa Menangis Lihat Adiknya Tak Bernyawa, Ditinggalkan Orangtua di Warung Kosong

Lutfi mengatakan pihaknya selalu melihat satu pertumbuhan dari sektor pergudangan dan logistik karena tumbunya telah lebih dari 25 persen.

Sementara sektor perdagang, kata dia, telah naik lebih dari 9,4 persen. Industri pengolahan pun telah naik lebih dari 6 setengah persen.

"Bisa kita lihat bagi penjualan mobil quartal ke dua sudah naik lebih dari 7 kali lipat dari tahun lalu, sedangkan motor lebih dari 2 setengah kali lipat dari periode lalu,"ujarnya.

Baca juga: Terungkap Kasus Pembunuhan Perempuan Terbungkus Selimut, Dibunuh setelah Korban Minta Ganti Rugi

Sehingga, menurut dia, perbaikan ekonomi sedang berjalan dan perkembangan pesat bisa dirasakan secara perlahan.

Akan tetapi, lanjut dia, ketika masuk virus varian baru membuat perekonomian harus ditutup, karena penerapan PPKM secara total di level 4.

Baca juga: Makna Sabtu Suci yang Masuk dalam Rangkaian Perayaan Hari Paskah Umat Katolik

"Memang butuh disiplin yang tinggi terhadap protokol kesehatan, karena banyak lokasi sudah landai bahkan masuk PPKM level 3,"katanya.

Lutfi berharap, masyarakat dapat kembali antusias sebagai konsumen dan dapat mengerakan perekonomian.

"Industri dan ekonomi harus bergerak meski harus perlahan, setidaknya ada hasil dan berjuang bersama,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved