Breaking News:

PPKM Level IV

Rustan Saru: Kota Jayapura Longgarkan PPKM Awal September

Melihat angka penyebaran yang kian menurun, maka pemerintah mengambil kebijakan untuk memberikan kelonggaran bagi aktivitas masyarakat.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Operasi Yustisi di tengah pandemi Covid-19 di Kota Jayapura, Kamis (29/7/2021). Warga yang tak mengenakan masker didenda Rp 200 ribu.  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura akan melonggarkan Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 awal September mendatang.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (28/8/2021).

Hingga kini PPKM Level 4 masih diberlakukan di Kota Jayapura, guna menekan laju penyebaran Covid-19.

Melihat angka penyebaran yang kian menurun, maka pemerintah mengambil kebijakan untuk memberikan kelonggaran bagi aktivitas masyarakat.

Baca juga: Pesawat Tak Berawak AS Serang Kelompok ISIS di Afghanistan, Balas Bom Bunuh Diri?

“Tapi itu ya, protokol kesehatan harus diikuti. Jangan dikasih kelonggaran justru tidak digunakan sebaik mungkin,” tegasnya di sela menghadiri pembukaan Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Kotaraja, Distrik Abepura.

Rustan mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan masker, karena menurutnya ini merupakan kunci keamanan diri saat di luar rumah.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (tengah) bersama seorang tukang parkir di Jayapura
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (tengah) bersama seorang tukang parkir di Jayapura (Dok. Humas Kota Jayapura)

“Kalau kita tidak pakai masker maka droplet atau cairan yang keluar dari mulut akan kena orang lain, kita tidak positif aman tapi kalau yang positif baru bicara sama kita ya sudah selesai,” jelasnya.

Baca juga: Rustan Saru Apresiasi LKKJ Gelar Vaksinasi Massal Covid-19 di Kotaraja

Kata Rustan, terkadang masyarakat menyepelekan soal penggunaan masker dan protokol kesehatan.

“Kemudian kalau bisa pakai masker dua lapis seperti saya ini, Covid saat ini semakin ganas, siapa saja bisa kena. Harus bisa lindungi diri dan keluarga,” pesannya.

Selain itu, untuk menjaga keselamatan dan kesehatan, masyarakat diimbau mengikuti vaksinasi.

“Disamping kita menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan jangan lupa vaksinasi guna merangsang anti body yang semakin kuat,” pungkasnya.

Ia berharap agar masyarakat dapat mengikuti tahap pertama dan tahap kedua vaksinasi.

“Minimal 70 persen masyarakat sudah vaksin maka masker tidak perlu dikenakan lagi, tidak perlu dibatasi dan sudah bisa beraktivitas normal,” jelasnya. (*)
 

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved