Senin, 25 Mei 2026

Papua Terkini

Komunitas LKKJ Hadir Sebagai Media Tanpa Berita Hoax

Ketua LKKJ Irfan Sandi (41) mengatakan, hadirnya forum atau komunitas ini tidak hanya penyalur info melainkan membratas berita hoax di Tanah Papua.

Tayang:
Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Tirza Boyandone
Komunitas Lintas Kejadian Kota Jayapura (LKKJ). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pergerakan media sosial di masa kini meningkat pesat mulai dari pembaca hingga penonton kian bertambah, tidak hanya itu tak jarang yang masyarakat di era ini mencari berita secara online.

Hal ini membuat, sejumlah portal berita dan komunitas yang bergerak di dunia maya tentu harus memperhatikan setiap informasi, dan kabar yang dibagikan.

Sehingga, berita yang dibagikan harus akurat dan terbukti kebenarannya.

Baca juga: Gebyar Vaksinasi di PTC Entrop Berlangsung hingga Sabtu, Target 200 Orang Setiap Hari

Lintas Kejadian Kota Jayapura (LKKJ), merupakan satu di antara komunitas yang terbentuk sebagai wadah informasi, bagi masyarakat Papua.

Ketua LKKJ Irfan Sandi (41) mengatakan, hadirnya forum atau komunitas ini tidak hanya penyalur info melainkan membratas berita hoax di Tanah Papua.

“Forum ini telah berdiri sejak tahun 2019 dan telah bekerjasama dengan Polresta Kota Jayapura, guna meminimalisir kabar miring atau hoax di Kota Jayapura dan sekitarnya,” kata Irfan kepada Tribun-Papua.com, Senin (30/8/2021).

Irfan menambahkan, saat ini pihaknya sedang diberi tugas untuk melihat berita terkait vaksinasi dan Covid-19, yang saat ini banyak tersebar kabar hoax.

“Nah dengan arahan dari Polresta Kota, tentu kami lebih mudah menangani hal-hal seperti ini. Sehingga bisa membawa setia issue ke arah positif,” ujar pria yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain memberikan informasi kepada masyarakat, LKKJ senantiasa membantu program-program pemerintah.

Baca juga: Segera Benahi Persipura Jayapura, Jacksen Tetap Optimis: Kami Sedang Bangun Kekuatan Baru

“Jadi tidak hanya program Pemerintah Kota Jayapura saja yang kami ambil, tapi Kabupaten Jayapura juga,” ungkapnya.

Hingga saat ini, badan kepengurusan dari LKKJ sebanyak 15 orang.

“Kami pekerjakan 8 orang asli Papua sebagai bentuk dukungan SDM, sedangkan 7 orangnya non Papua,” jelasnya saat diwawancarai Tribun-Papua.com.

Dalam forum ini masing-masing distrik memiliki koordinator, yang setiap saat bisa mengalirkan informasi kepada warga.

“Kordisnya mulai dari Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram hingga ke Kabupaten seperti Keerom, Jayapura, Sarmi dan Mambramo,” ujarnya.

Sementara itu, Irfan berharap melalui LKKJ ini informasi yang tersalurkan mengalir dan benar adanya.

Dari informasi yang Tribun-Papua.com dapatkan, komunitas ini telah mengadakan vaksinasi masal sebanyak dua kali, serta menolong korban kebakaran.

“Aksi sosial akan terus kami lakukan, dari kita untuk masyarakat dan pemerintah,” tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved