Breaking News:

Covid19 Papua Barat

Sepekan Beroperasi, Pasien OTG pada Karantina Apung Sorong Sisa 6 Orang

"Kalau di kapal, semuanya (makan, obat dan lainnya) akan dipantau oleh para medis yang bertugas di sana," kata Ruddy. 

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG - Setelah dioperasikan sebagai tempat karantina terapung di Kota Sorong pada 24 Agustus lalu, pasien OTG yang menjalani perawatan di KM Sirimau tersisa enam orang.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku

"Kegiatan isolasi ini akan berjalan terus," ujar Ruddy kepada sejumlah awak media, Senin (30/8/2021). 

Baca juga: Pengunjung di Pasar Ikan Jembatan Puri Sorong Abaikan Prokes Covid-19

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Apresiasi Penanganan Covid-19 di Kota Sorong

Hingga kini, sosialisasi terus dilakukan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kota Sorong terkait pencegahan Covid-19.

"Mereka juga memberikan pemahaman agar pasien OTG ini bisa menerima dan diisolasi di atas kapal," paparnya. 

Sebab, kalau hanya isolasi mandiri di rumah, maka tidak ada yang memantau perawatan dan pengobatannya.

"Kalau di kapal, semuanya (makan, obat dan lainnya) akan dipantau oleh para medis yang bertugas di sana," kata Ruddy. 

"Awalnya memang kita rawat 11 orang, namun saat ini sudah turun tinggal 6 saja di atas kapal," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved