Breaking News:

Persipura Berduka

Mengenang Sosok Heru Nerly, Panutan Pesepakbola NTT

mantan pemain Persipura Jayapura Heru Nery merupakan sosok panutan dan senior bagi pesepakbola asal Nusa Tenggara Timur.

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: Roy Ratumakin
ISTIMEWA
Heru Nerly dan Piala Indonesia Super League Musim 2008-2019. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tio Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Ungkapan turut belasungkawa terus mengalir pada almarhum Heru Nerly, terkhusus bagi pelaku sepakbola asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagi mereka, sosok Heru Nerly adalah seorang panutan.

Ungkapan tersebut datang dari penyerang PSIS Semarang yang berdarah Flores, Andreas Chrismanto Ado.

Baca juga: Persipura Berduka: Heru Nerly, Skuad Juara Persipura dan Sempat Masuk Timnas Meninggal Dunia

Pemain binaan diklat Ragunan tersebut, mengatakan Heru Nery merupakan sosok panutan dan senior bagi pesepakbola asal Nusa Tenggara Timur.

"Tentu ini kabar yang mengagetkan dan menyedihkan bagi kami para pemain sepak bola khususnya dari tanah NTT," kata Andreas dikutip Tribun-Papua.com dari laman Tribun Banyumas.

"Beliau salah satu panutan bagi kami anak-anak NTT," lanjut pria bernomor punggung 77 tersebut.

"Saya berdoa untuk kedamaian Kae Heru Nerly dalam menuju surga," tutup sang mantan pemain Persiwa tersebut.

Heru Nerly dikabarkan menghembuskan nafas terakhirnya di Nusa Tenggara Timur saat berusia 40 tahun.

Pria yang dahulu berposisi sebagai pemain sayap serba bisa tersebut merupakan pesepakbola kebanggaan masyarakat Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Ungkapan Duka Persipura Jayapura atas Meninggalnya Heru Nerly: Terima Kasih atas Dedikasimu

Karir profesionalnya mulai terlihat saat ia tergabung bersama skuad juara Persipura Jayapura pada Indonesia Super League (ISL) musim 2008 silam.

Bahkan ditahun itu ia sempat mewakili Persipura dalam skuad Timnas kala itu yang ditukangi Benny Dollo.

Pemain yang mengenakan nomor punggung 23 selama membela Mutiara Hitam itu dikenal serba bisa, ia dimainkan oleh Jacksen F Tiago sebagai gelandang petarung dan bek sayap.

Diakhir hayatnya, Heru Nerly punya cita-cita besar dalam dunia sepakbola yakni memiliki akademi usia muda dikampung halamannya.

Ia memilih pulang kampung dan membangun Sekolah Sepakbola (SSB) Bintang Timur Aimere, di Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved