Breaking News:

Covid19 Papua Barat

Pemko Sorong Belum Selesaikan Pembayaran, Pemilik Hak Ulayat Palang Kuburan Covid-19

Pemalangan tersebut disinyalir lantaran tak ada ganti rugi lahan imtek bak air, dan tanah makam kuburan Covid-19 dari pihak pemerintah Kota Sorong.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Sejumlah masyarakat pemilik hak ulayat, memalang tempat pemakaman pasien Covid-19 di Kota Sorong, Papua Barat. 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Sejumlah masyarakat adat yang merupakan pemilik hak ulayat, melakukan aksi pemalangan tempat pemakaman pasien Covid-19, di Kota Sorong, Papua Barat.

Pemalangan tersebut disinyalir lantaran tak ada ganti rugi lahan imtek bak air, dan tanah makam kuburan Covid-19 dari pihak pemerintah Kota Sorong.

Absalon Malaseme (46), Pemilik Hak Ulayat dan juga Ketua Himpunan Pribumi se-Sorong Raya, mengatakan tempat ini merupakan areal sengketa antara dua keret atau marga.

Baca juga: Gercin NKRI: PON XX Papua Bangun Nasionalisme Kebangsaan

"Pemerintah Kota Sorong, secara diam-diam telah membuat sertifikat atas tanah ini," ujar Malaseme, kepada sejumlah awak media di lokasi pemakaman Covid-19, Rabu (1/9/2021).

"Namun, tanpa menyelesaikan sengketa tanah antara kedua keret yakni Malaseme dan Malibela Klawalu," ungkapnya.

Baca juga: Lokasi Pemakaman Covid-19 di Sorong Masih Sengketa, Masyarakat Lakukan Pemalangan

Sehingga, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota segera selesaikan persoalan tersebut.

Karena, lanjut dia, supaya tidak menciptakan sebuah kegaduhan dikemudian hari.

"Kita tidak melarang orang untuk dikuburkan di sini, namun jangan sampai hak-hak masyarakat adat itu terabaikan," tuturnya.

"Orang suku Moi tidak pernah melakukan hal-hal seperti ini. Tetapi alangkah baiknya harus datang dan duduk satu meja, kemudian bicara," ucap Malaseme.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved