Breaking News:

Kebersihan Lingkungan

Setelah Diresmikan Presiden Jokowi, Pasar Mama Papua Terlihat Jorok Akibat Ludah Pinang

Setelah diresmikan kebersihan pasar mama papua tidak terawat, terbukti banyak bercak ludah pinang di segala sudut.

Penulis: Patricia Laura Bonyadone | Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
Tribun-Papua.com/ Tyrsa
kondisis kebersihan di Pasar Mama Papua 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pasar Mama-mama Papua yang terletak di Jalan Raya Percetakan, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura kini terlihat kumuh lantaran didapati banyak bercak ludah pinang disegala sudut bangunan.

Selain ludah pinang, sampah pelastik seperti botol dan bekas makanan berceceran.

Baca juga: Gubernur Tunjuk Kapolda Papua sebagai Kepala Delegasi PON XX

Dorika Nonce Ginia (25), wanita asal Kota Dingin Wamena, Papua ini mengatakan cukup menyayangkan apabila tidak diperhatikan, kebersihan pasar.

"Harusnya masyarakat bisa lebih pekah dan tertib kebersihan, karena pasar sangat kotor sekali," ucapnya kepada Tribun-Papua.com.

Ia merasa, masyarakat menggunakan budaya makan pinang seenaknya.

Baca juga: Jelang PON XX, Ini Pesan Gubernur Papua Kepada Masyarakat dan ASN

"Mengkonsumsi pinang itu tidak ada larangan, yang menjadi masalah adalah perilaku buang sembarangan. Padahal harus ada inisiatif dari diri," tegasnya.

Selain itu, Dorika berharap agar ada kebijakan dan ketegasan dari Pemerintah Kota Jayapura, dalam menyikapi hal ini.

"Solusi sebenarnya ada, tapi seperti saya jelaskan bahwa ketika sudah ada kebijakan, maka harus ditaati tidak langgar," pungkasnya.

Baca juga: Kejaksaan Sorong Dalami Korupsi Pengadaan ATK Senilai Rp 8 Miliar, Sekda di Panggil

Untuk itu, Dorika berharap kebersihan lingkungan adalah cerminan kesehatan diri, memahami bahwa semua adalah tugas bersama.

"Pasar itu memang fasilitas umum yang disediakan pemerintah, tapi kita harus sadar ini sarana telah diberikan jadi jangan seenaknya," tegasnya.

"Kalau bisa kebijakan makan pinang harus ditiadakan di kawasan umum, agar tetap terawat," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved