Breaking News:

KKB Papua

Deretan Kasus Kejahatan Senat Soll, Pecatan TNI yang Gabung KKB: Jual Beli Amunisi hingga Pembunuhan

Senat Soll (25), tokoh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, yang merupakan pecatan TNI ditangkap di Jalan Samaru, Distrik Dekai, Yahukimo.

Editor: Claudia Noventa
Unsplash.com/@r1ppy
Ilustrasi Peluru - Senat Soll (25), tokoh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, yang merupakan pecatan TNI ditangkap di Jalan Samaru, Distrik Dekai, Yahukimo, pada Kamis (2/9/2021) sekira pukul 05.00 WIT. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Senat Soll (25), tokoh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, yang merupakan pecatan TNI ditangkap di Jalan Samaru, Distrik Dekai, Yahukimo, pada Kamis (2/9/2021) sekira pukul 05.00 WIT.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Satgas Ops Nemangkawi dan Polres Yahukimo yang dipimpin oleh Kapolres Yahukimo, AKBP Deni Hendriana.

Saat ditangkap, Senat Soll berusaha menyerang aparat dengan menggunakan sebuah kapak sehingga aparat harus melumpuhkannya.

Senat Soll tertembak di kaki bagian kanan dan kini mendapatkan perawatan di RSUD Yahukimo.

Senat Soll saat diamankan di Mapolres Yahukimo
Senat Soll saat diamankan di Mapolres Yahukimo (istimewa)

Baca juga: Sosok Senal Soll Mantan Anggota TNI yang Membelot dan Gabung dengan KKB Papua, Terlibat Pembunuhan

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Tokoh KKB Papua Senat Soll, sempat Berusaha Serang Aparat Pakai Kapak

Siapa Senat Soll?

Nama Senat Soll mulai menjadi sorotan setelah dia menjadi tersangka pembunuhan staf KPUD Yahukimo, Hendry Jovinski, di Distrik Dekai, pada 11 Agustus 2020.

Namun ternyata selain kasus itu, Senat Soll tercatat melakukan banyak kejahatan.

"Ada 12 laporan polisi terkait Senat Soll, tapi ia hanya dimasukan dalam empat DPO (daftar pencarian orang)," ujar Direskrimum Polda Papua, Kombes Faisal Ramadhani di Jayapura, Kamis (2/9/2021).

 Kasus pertama Senat Soll terjadi saat dia masih aktif menjadi anggota TNI pada 2018.

Pada 10 September 2018, aparat keamanan menagkap Ruben Wakla di Bandara Moses Kilangin karena diketahui membawa 165 butir amunisi.

Setelah didalami, Ruben Wakla membeli amunisi tersebut dari Senat Soll yang kemudian melarikan diri dan melakukan desersi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved