Breaking News:

Virus Corona di Papua

Lakukan Pemalangan di Lahan Pemakaman Covid-19, Warga: Diam-diam Pemkot Sorong Keluarkan Sertifikat

Seorang pemilik lahan marah hingga melakukan aksi pemalangan secara adat di lahan pemakaman yang terletak di Jalan Suteja Kilometer 10 Kota Sorong.

Editor: Claudia Noventa
Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Sejumlah masyarakat pemilik hak ulayat, memalang tempat pemakaman pasien Covid-19 di Kota Sorong, Papua Barat. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang pemilik lahan marah hingga melakukan aksi pemalangan secara adat di lahan pemakaman yang terletak di Jalan Suteja Kilometer 10 Kota Sorong, Papua Barat.

Aksi tersebut dilakukan lantaran ada perselisihan dengan Pemerintah Kota Sorong.

Pemerintah Kota Sorong diduga menggunakan lahan milik warga untuk pemakaman pasien Covid-19.

Tempat Pemakaman Covid-19 Dipalang pemilik Hak Ulayat
Tempat Pemakaman Covid-19 Dipalang pemilik Hak Ulayat (Maichel Kompas.com)

Baca juga: Peserta Vaksinasi di Tuban Geger, Ada Buaya 2 Meter Berkeliaran di Selokan Sekitar Puskesmas

Baca juga: Kejaksaan Sorong Dalami Korupsi Pengadaan ATK Senilai Rp 8 Miliar, Sekda di Panggil

Bahkan disebutkan, Pemkot Sorong diam-diam mengeluarkan sertifikat lahan seluas 22 hektar.

Namun ganti rugi senilai 28 miliar belum dibayar.

Ritual pemalangan secara adat tersebut dilakukan dengan mendirikan pohon bambu dan ikatan kain merah di atas lahan tersebut.

Jadi Sengketa Dua Marga

Absalon Malaseme (46), pemilik lahan mengatakan jika lokasi lahan pemakaman tersebut masih menjadi sengket antara dua marga yakni Malaseme-Kalaum dan Manibela-Klawalu.

Ia mengatakan sejak pandemi Covid-19 di Sorong, pihak pemkot belum berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait penggunaannya untuk pemakaman Covid-19.

"Kami sangat sayangkan dari awal tanpa ada kordinasi bersama kami tanah ini secara diam-diam Pemkot Sorong sudah keluarkan sertifikat tanpa menyelesaikan sengketa tanah antara kedua marga tersebut Malasime-Kalaum," ujar Absalon Malaseme kepada wartawan Rabu (1/9/2021).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved