Remaja 14 Tahun di Tasikmalaya Jadi Muncikari, Tawarkan Anak Buahnya Rp 75 Ribu Sekali Kencan

Seorang anak remaja berusia 14 tahun berinisial DP ditangkap oleh polisi lantaran menjadi muncikari di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Polres Tasikmalaya
Aparat Satreskrim Polres Tasikmalaya menggiring DP untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Seorang anak remaja berusia 14 tahun berinisial DP ditangkap oleh polisi lantaran menjadi muncikari di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

DP mamatok tarif jasa layanan anak buahnya tersebut, seharga Rp 75 ribu sekali kencan.

"Sekali dibooking memasang tarif Rp 75 ribu untuk ABG yang jadi asuhannya," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasteyo Seno, di Mapolres, Kamis (2/9/2021).

Dari tarif yang hanya Rp 75.000 itu tersangka DP mendapat jatah Rp 20.000.

Baca juga: OPM Sebut KKB Goliath Tabuni Jadi Otak Penyerangan Posramil di Maybart yang Tewaskan 4 TNI

Baca juga: Rombongan Pengantar Jenazah di Makassar Pukul Mobil Warga Pakai Kayu, Polisi: Kita Selidiki

Sementara Rp 55.000 milik anak buahnya yang juga ABG dari Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, ini.

Kasatreskrim mengungkapkan, dari sang ABG yang jadi korban trafficking ini lah pihaknya berhasil membongkar sindikat trafficking anak di bawah umur untuk bisnis prostitusi online di Bogor.

Dari pengungkapkan itu, jajaran Satreskrim menangkap empat orang. Terdiri dari pengajak, pengantar, penerima serta mucikari.

"Sedangkan tersangka DP adalah muncikari dengan kasus trafficking lokal Tasikmalaya," ujar Hario.

Tersangka DP juga terkadang mendapat orderan dengan tarif hingga Rp 200.000 sekali boking sang ABG.

"Kasusnya masih terus kami kembangkan untuk menguak ada tidaknya tersangka maupun korban lainnya," kata Kasatreskrim.

Baca juga: 5 Prajurit TNI Selamat dari Penyerangan Posramil di Maybrat Papua Barat, 4 Lainnya Gugur

Ditawarkan Hingga ke Bogor

Kasus pengungkapan trafficking anak di bawah umur untuk eksploitasi bisnis prostitusi yang ditangani Polres Tasikmalaya terus bergulir.

Perkembangan terkini, jajaran Satreksrim Polres Tasikmalaya kembali menangkap seorang muncikari berinisial DP, warga Cikeusal, Kabupaten Tasikmalaya.

Sebelumnya Satreskrim menangkap empat tersangka kasus trafficking anak di bawah umur untuk bisnis prostitusi di Bogor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved