Breaking News:

PON XX Papua

Kontrak Tinggal Dua Hari, Venue Selam PON XX Papua Belum Tuntas

Venue Selam PON XX Papua hingga kini belum rampung. Padahal sisa kontrak pengerjaannya tinggal dua hari lagi. Vaya Con Dios?

Penulis: Nandi Tio G Effendy | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Nandi Tio Effendy
Aktivitas pekerja saat mengebut penyelesaian Venue Selam PON XX Papua. Venue ini belum rampung. Padahal sisa kontraknya tinggal dua hari ke depan. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tyo Effendy

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pengerjaan Venue Selam PON XX Papua di Pantai Dok II Kota Jayapura hingga kini belum rampung. Padahal sisa kontrak pengerjaannya tinggal dua hari lagi.

Meski begitu, pengerjaannya masih terus berlanjut.

Demikian diungkapkan Pengawas Dinas PUPR Papua, Andi Rahmat kepada Tribun-Papua.com di sela memantau pembangunan venue, Jumat (3/9/2021).

"Ya saat ini masih proses pembangunan, sudah lebih dari 50 persen, tanggal jatuh temponya nanti tanggal 5 September 2021,"  kata Andi Rahmat.

Baca juga: Jelang PON XX, Pasar Mama Papua Dihiasi Ludah Pinang dan Sampah Plastik

"Kemarin sejak bulan Juli hingga Agustus sempat ada pemalangan dari masyarakat adat sehingga sedikit molor pekerjaannya," lanjut pria asal Makassar tersebut.

Hal tersebut memang sempat menjadi penghalang utama proses pekerjaan venue yang terletak di Pantai Dok 2, Distrik Jayapura Utara tersebut.

Sebelumnya, Perwakilan Masyarakat adat Kayu Pulo, Frans Sibi, mengatakan proses pembangunan penunjang di PON XX Papua di cabor selam, dinilai belum menyelesaikan hak ulayat adat.

Baca juga: Tim Bulu Tangkis Papua Target 2 Medali Emas PON XX, Ada Kejutan Peraih Juara Dunia?

“Kami punya hak, pemerintah harus bicara dengan adat, biar pembangunan jelas," katanya yang mengaku memiliki tanah di depan kantor Gubernur Papua itu, kamis, (5/8/2021).

Namun permasalahan tersebut akhirnya dapat terselesaikan, usai Wali Kota Jayapura datang ke lokasi venue pada pertengahan Agustus lalu.

Sejak saat itu, pembangunan venue cabang olahraga yang akan digunakan pada 11 Oktober mendatang terus berlanjut hingga saat ini.

Telah berdiri sebuah dermaga dan sebuah panggung tidak permanen yang hingga kini masih terus dipoles oleh para pekerja.

Venue Cabang Olahraga Selam tersebut bernilai kontrak Rp 726.992 Juta dengan sumber dana dari APBD Papua dan mulai dibangun sejak 4 Juni 2021 lalu.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved