Breaking News:

Minta Masyarakat Tenang, Pangdam Jamin Keamanan Papua Barat: Dia Bermain, Maka Kita Hancurkan

Masyarakat Papua Barat diminta tenang atas kejadian penyerangan Pos Rayon Militer (Posramil) Kisor, Kabupaten Maybrat.

Editor: Claudia Noventa
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa 

TRIBUN-PAPUA.COM - Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa meminta masyarakat Papua Barat untuk tenang atas kejadian penyerangan Pos Rayon Militer (Posramil) Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat.

Diketahui penyerangan yang terjadi pada Kamis (2/9/2021) sekira pukul 03.00 WIT tersebut, menewaskan  empat orang prajurit TNI, dan dua orang terluka dibacok.

"Saya selaku Panglima Kodam XVIII/Kasuari, langsung perintahkan Komandan Komando Resort Militer (Korem) 181 Praja Vira Tama, untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku," ungkapnya.

Baca juga: Pangdam Duga KKB Serang Posramil di Maybrat karena Sakit Hati: Mereka Iri TNI Dekat dengan Warga

Baca juga: Diduga Motif Sakit Hati, Separatis Serang Posramil Kisor Kabupaten Maybrat

"Kalau dia berani bermain, maka kita harus hancurkan," tegas Cantiasa.

Selain itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Bupati Maybrat dan Kapolda Papua Barat.

Sementara situasi di Maybrat, hingga kini sudah mulai aman.

"Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Papua Barat, agar tetap tenang. Sebagai Panglima Kodam XVIII/Kasuari, akan menjamin keamanan wilayah," imbuhnya.

Keempat korban tewas diketahui bernama Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari dan Juliano dan Lettu Chb dirman (Danposramil).

Adapun dua personel lainnya mengalami luka berat, yaitu Sertu Juliano dan Pratu Ikbal.

Baca juga: 5 Prajurit TNI Selamat dari Penyerangan Posramil di Maybrat Papua Barat, 4 Lainnya Gugur

Korban dievakuasi ke Sorong

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved