Breaking News:

Konservasi

Tokoh Adat Deklarasikan Perlindungan Penyu di Kampung Yewena Depapre Jayapura

Deklarasi tersebut dilakukan lewat pendandatanganan fakta komitmen perlindungan penyu bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua. 

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
KONSERVASI PENYU - Penandatanganan deklarasi perlindungan Penyu oleh para tokoh masyarakat Kampung Yewena, dan BBKSDA Papua, di Kampung Yewena Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Jumat (3/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Para tokoh masyarakat Kampung Yewena Distrik Depapre Kabupaten Jayapura, mendeklarasikan perlindungan peny.

Deklarasi tersebut dilakukan lewat pendandatanganan fakta komitmen perlindungan penyu bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua. 

Hal itu menjadi bagian dari inisiasi giat pelepasliaran Tukik Penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea), di pesisir pantai Kampung Yewena, Distrik Depapre

Terdapat 6 poin dalam deklarasi perlindungan penyu.

Pertama, masyarakat memberikan dukungan dalam pengelolaan kawasan konservasi cagar alam pegunungan Cycloop. 

Baca juga: 4 Berita Populer: Dua Pembunuh 4 Prajurit TNI Ditangkap hingga KNPI Pertanyakan APBN Rp1 T untuk PON

Kedua, menjaga kawasan cagar alam pegunungan Cycloop dari perambahan, pencurian kayu, perburuan satwa illegal, dan tindak pidana lingkungan lainnya. 

Ketiga, komitmen membangun rasa saling percaya dalam proses kerjasama, agar tercapai kesejahteraan masyarakat Kampung Yewena. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Tewaskan 4 Prajurit TNI di Maybrat Papua Barat

Poin keempat, memfasilitasi kelompok Desa Binaan "Merekisi Nung", dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar cagar alam pegunungan Cycloop.

Kelima, mengembangkan usaha kelompok Desa Binaan "Marekisi Nung" dalam hal konservasi penyu, sebagai pengembangan wisata alam minat khusus di Kampung Yewena. 

Baca juga: PON XX Papua, BBKSDA Imbau Tak Gunakan Mahkota Asli Burung Cenderawasih

Terakhir, bersama-sama menyelamatkan Penyu dari ancaman kepunahan menuju Yewena menjadi kampung konservasi penyu di Provinsi Papua.

Adapun yang mengambil bagian dalam penandatangan tersebut ialah, Kepala Distrik Depapre Yahya Yarisetoue, Kepala Kampung Yewena Benhur O Nusa, dan Ketua Dewan Adat Doromena Yewena, Jhon Mentaneway. 

Selain itu, ikut menandatangani juga Ketua Kelompok Markisi Nung Andarias Indey, Tokoh agama Ben Apaseray, Tokoh masyarakat Karel Indey dan Kepala Balai Besar KSDA Papua Edward Sembiring. (*) 

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved