Breaking News:

KKB Papua

Gubernur Mandacan Minta Kasus Pembantaian 4 Prajurit TNI Maybrat Ditangani Polisi

Permintaan ini disampaikan Mandacan saat mengunjungi Posramill Kisor, bersama Pangdam XVIII/Kasuari dan Kapolda Papua Barat, Sabtu (4/9/2021).

Tribun-Papua.com/Kompas.com
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (paling kiri) bersama Pangdam Kasuari dan Kapolda kunjungi Posramil Kisor yang diserang KNPB Maybrat, Sabtu (4/9/2021). (Maichel Kompas.com) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta penanganan kasus penyerangan yang menewaskan 4 prajurit TNI di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, diserahkan ke kepolisian.

Ia meminta polisi untuk mengungkap para pelaku dan memproses sesuai hukum yang berlaku negara ini.

Permintaan ini disampaikan Mandacan saat mengunjungi Posramill Kisor, bersama Pangdam XVIII/Kasuari dan Kapolda Papua Barat, Sabtu (4/9/2021).

"Saya juga mengajak masyarakat juga membantu pemerintah yang mengetahui para pelaku yang melakukan pembunuhan terhadap empat prajurit TNI, bisa diajak kembali bergabung bersama pemerintah untuk kembali bersatu membangun," tutur Dominggus Mandacan, melansir Kompas.com, Sabtu (4/92/2021) sore.

Baca juga: Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa Menangis saat Tinjau Lokasi Pembantaian 4 Prajuritnya

Upacara pelepasan empat jenazah prajurit TNI di Korem 181/Praja Vira Tama.
Upacara pelepasan empat jenazah prajurit TNI di Korem 181/Praja Vira Tama. (Tribun-Papua.com/Safwan Raharusun)

Gubernur juga mengajak masyarakat kembali ke Distrik Aifat Selatan.

Sebab, sehari pasca-penyerangan Posramil, sejumlah masyarakat yang berada di kampung itu ketakutan dan mengungsi ke luar Kampung Shori dan Kampung Kisor.

"Saya mengimbau dan mengajak masyarakat di Distrik Aifat Selatan bisa kembali ke kampungnya dan beraktivitas seperti biasanya," kata dia, Sabtu (4/9/2021).

Baca juga: Berkunjung ke Jayapura, Ketum Golkar Tunjuk Jenderal Polisi Maju Cawagub Papua

Dominggus meminta warga aktif melaporkan jika mereka mengetahui pelaku penyerangan Posramil Kisor

Sementara itu, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk memberikan dukungan moril kepada prajurit TNI yang betugas di daerah pedalaman maupun pelosok.

Pangdam menangis saat meninjau kamar serta lokasi pembantaian 4 prajuritnya saat sedang beristirahat pada Kamis (2/9/2021) dini hari.

Para prajurit diharapkan  tetap tegar dan bersemangat demi mengabdi kepada negara dan bangsa.

"Kami juga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat kita karena keselamatan rakyat hukum yang tertinggi," ujar I Nyoman Cantiasa. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kunjungi Posramil Kisor, Gubernur Papua Barat Minta Warga yang Mengungsi Kembali ke Distrik Aifat Selatan"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved