KKB Papua

Prajurit Terbaik di Mata Keluarga, Lettu Chb Dirman Gugur di Tangan KKB

Lettu Chb Dirman, di mata keluarga adalah prajutir terbaik dalam keluarga dan juga putra terbaik Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Editor: Roy Ratumakin
KOMPAS.COM/Dok Komandan Intel Kodim 1608 Bima
Komandan Korem (Danrem) 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdhani saat mengunjungi kediaman orang tua Lettu Dirman di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

TRIBUN-PAPUA.COM: Keluarga dari anggota TNI, Lettu Chb Dirman, Komandan Posramil Kisor yang gugur di bantai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Provinsi Papua Barat, Kamis (2/9/2021) masih berduka, namun iklas menerima musibah tersebut.

Almarhum Lettu Chb Dirman, di mata keluarga adalah prajutir terbaik dalam keluarga dan juga putra terbaik Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Camat Wera, Ridwan yang merupakan keluarga Lettu Dirman, mengatakan duka mendalam tidak hanya dirasakan keluarga dekat Lettu Dirman, tetangga dan kerabatnya juga turut merasa kehilangan karena putra terbaik Desa Mandala itu kini telah tiada.

Baca juga: Pascapembantaian 4 Prajurit TNI, Aparat Kejar Gerilyawan Separatis KNPB

"Kami dari keluarga besar Kecamatan Wera sangat sedih dan terpukul dengan kejadian ini," kata Ridwan dikutip Tribun-Papua.com dari laman Kompas, Sabtu (4/9/2021).

Ia mengatakan kedua orangtua Lettu Dirman masih sangat terpukul dengan kabar duka anak pertamanya itu.

Kendati demikian, pihak keluarga tetap berusaha tabah dengan kejadian tersebut. Lettu Dirman merupakan putra asli Desa Mandala, Kecamatan Wera.

Dia adalah putra pertama dari pasangan Abakar dan Safiah. Ridwan sempat menceritakan sosok keluarganya itu.

Dirman dikenal sebagai sosok yang rajin bekerja dan loyal terhadap atasannya serta menjadi kebanggaan orang tua.

"Almarhum ini baik dan ulet, sehingga dipercayakan oleh atasannya sebagai komandan di sana dan membuat orangtuanya bangga," tuturnya.

Menurut Ridwan, keluarga korban baru mendapat informasi meninggalnya Dirman beberapa jam setelah kejadian penyerangan di Pos Koramil Kisor oleh KKB pada Kamis lalu.

Mendapat kabar tersebut, keluarga langsung histeris karena memang Komandan Posramil yang gugur itu sudah lama tak pulang ke Bima.

Baca juga: Soal Cawagub Papua, Airlangga Hartarto: Milik Golkar dan Untuk Paulus Waterpauw

Dia mengaku awalnya kaget dan tak percaya ketika mendengar berita itu. Namun demikian, pihak keluarga menerima gugurnya Dirman sebagai sebuah takdir dari Yang Maha Kuasa.

"Dia memang sudah lama enggak pulang, tiba-tiba kaget dapat kabar bahwa empat TNI yang gugur di Papua termasuk putra asli Wera (Lettu Dirman). Ya enggak menyangkalah, serasa tak percaya. Tetapi keluarga menerima, ini sudah menjadi takdir yang kami terima. Karena pada dasarnya kita semua akan kembali kepada-Nya, Allah SWT," katanya.

Namun demikian, Ridwan juga merasa kehilangan karena dia merupakan salah seorang putra terbaik Kabupaten Bima.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved