Breaking News:

KKB Papua

Ini Pengakuan Dosa 1 Pelaku Penyerangan Pos TNI AD di Maybrat, hingga 4 Anggota Tewas secara Sadis

Sebelum melakukan penyerangan pos TNI AD, MY dan rekan-rekanya telah memantau dan membagi tim menjadi empat, setelah itu melakukan aksi pembunuhan.

Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
Istimewa
MY (baju biru) salah satu pelaku penyerangan PON TNI yang menewaskan 4 Anggota dengan cara sadis di Kabupaten Maybrat 

TRIBUN-PAPUA.COM – Di hadapan aparat Kepolisian MY salah satu pentolan KNPB membeberkan kronologi penyerangan Pos TNI AD hingga mengakibatkan 4 prajurit tewas mengenaskan.

Dalam aksi penyerangan itu MY mengaku sebagai mata-mata sebelum aksi penyerangan dilakukan.

“MY (20), diperintahkan oleh pimpinannya untuk melakukan pemantauan di tempat tersebut,” ucap Kapolres Sorong Selatan AKBP Choiruddin Wachid.

Baca juga: Letkol Hendra: Sampai ke Ujung Dunia pun tetap Kami cari Pelaku Penyerangan Pos TNI AD di Maybrat

Sebelum melakukan aksi babibuta, gerilyawan KNPB terlebih dahulu telah membagi 4 kelompok.

"Mereka bagi menjadi 4 tim, ada yang pantau dari sisi belakang dan depan, sebagian langsung masuk ke dalam pos," ungkap Choiruddin.

Lanjut dia, sekira pukul 03.00 WIT, Kamis (2/9/2021), terdapat 13 orang termasuk MY langsung melakukan penyerangan.

"Dalam pos itu ada tiga bilik. Si MY dan kedua rekannya ini mendapati tugas di bilik yang kedua," jelasnya.

Baca juga: Polisi Bongkar Kronologi Penyerangan Posramil Kisor Maybrat

Ia menuturkan, untuk kedua orang yang membantu MY hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

"Kemudian MY keluar untuk melakukan pemantauan, setelah itu terjadilah pembacokan," tuturnya.

Atas tindakan tersebut, pelaku MY dikenakan Pasal 340 terkait pembunuhan berencana, subsider 338 junto 5556 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved