Breaking News:

Calon Panglima TNI

Dua Nama Jenderal Mencuat, Bakal Gantikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Kepala Staf Angkata Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa calon kuat Panglima TNI.

Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. 

TRIBUN-PAPUA.COmM - Pergantian Panglima TNI menjadi kabar yang menarik perhatian publik menjelang pensiunnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto  pada November mendatang. 

Diketahui, dua nama mencuat dalam bursa calon Panglima TNI saat ini yaitu Kepala Staf Angkata Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa. 

Hanya, DPR RI hingga kini masih belum menerima usulan nama calon pengganti Panglima TNI yang akan menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. 

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menilai ada empat tugas berat yang harus mendapat perhatian dan fokus kerja Panglima TNI yang baru.

Baca juga: Gubernur Lukas Enembe Diminta Selesaikan Dualisme Sekda Papua, Pemuda: PON XX Sudah Dekat

Baca juga: Komnas HAM Serukan Penanganan KKB Papua Barat Secara Paralel dan Humanis

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa saat memberikan keterangan pers soal Enzo Zenz Allie di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa saat memberikan keterangan pers soal Enzo Zenz Allie di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019). (KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari)

"Pertama melanjutkan program pembangunan kekuatan TNI dengan meneruskan road map MEF (Minimum Essential Force atau standar batas bawah kemampuan sistem pertahanan nasional) yang sudah dibangun oleh para pendahulunya," kata Hasanuddin kepada wartawan, Minggu (5/9/2021). 

Yang kedua, kata Hasanuddin, panglima yang baru harus terus meningkatkan profesionalisme TNI melalui pendidikan dan pelatihan secara berjenjang dan berlanjut. 

Baca juga: Pengakuan Seorang Pembunuh 4 Prajurit TNI Maybrat: Saya Bertugas Sebagai Mata-mata

"Ketiga, Panglima TNI yang baru nantinya harus mampu meningkatkan disiplin prajurit sesuai peraturan yang berlaku secara tegas," kata legislator PDI Perjuangan (PDIP) ini.

Tujuannya, kata dia, agar kasus-kasus indisipliner yang dapat menodai korps TNI tidak terjadi lagi. 

"Terakhir, Panglima TNI baru harus dapat mengupayakan dan memperjuangkan kesejahteraan prajurit, terutama masalah perumahan, pendidikan dan kesehatannya," tandasnya. 

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Yudo Margono.
Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Yudo Margono. (Tribun-Papua.com/Istimewa)

Baca juga: Persipura Kedatangan Gunansar Mandowen dan Israel Wamiau, Jacksen: Sudah Lengkap

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved