Breaking News:

KKB Papua

Korban Selamat Penyerangan KKB Papua, Serda Imanuel Hanya Berkomunikasi Melalui Isyarat

Diketahui, Serda Imanuel di berangkatkan ke Jakarta pada Minggu (5/9/2021) setelah mendapat penanganan sebelumnya di Rumumah Sakit dr. Aryoko Sorong.

Editor: Roy Ratumakin
Maichel Kompas.com
Serda Imanuel Wenatubun saat dievakuasi ke RSPAD Jakarta. 

TRIBUN-PAPUA.COM: Satu di antara prajurit TNI yang selamat yaitu Serda Imanuel Wenatubun hingga kini belum bisa dimintai keterangan pascaaksi penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Kini, Serda Imanuel harus dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk penanganan lebih lanjut.

Diketahui, Serda Imanuel di berangkatkan ke Jakarta pada Minggu (5/9/2021) setelah mendapat penanganan sebelumnya di Rumumah Sakit dr. Aryoko Sorong.

Baca juga: Soal Cawagub Papua, PKB: Jangan Main Potong Jalan

Kepala Penerangan Korem 181/Praja Vira Tama Mayor Inf Puguh Prandono mengatakan, sebelumnya Serda Imanuel Wenatubun dievakuasi dari Kabupaten Maybrat menuju Sorong pada Sabtu (4/9/2021).

Puguh menuturkan, saat ini Serda Imanuel belum dapat dimintai keterangan lantaran belum bisa berbicara. Adapun, komunikasi dilakukan melalui isyarat.

"Setelah dilaksanakan pemeriksaan terhadap kondisi pasien maka saat ini kondisi pasien secara umum dalam kondisi belum bisa bicara, hanya dapat berkomunikasi lewat isyarat," kata Puguh dikutip Tribun-Papua.com dari laman Kompas, Senin (6/9/2021).

Serda Imanuel juga mengalami sakit pada bagian wajah. "Sementara sakit nyeri pada wajah mulai berkurang, hanya tampak pada sakit sedang," ujar Puguh.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Ada di Papua, Agenda Pertemuannya pun Tertutup

Sekadar diketahui, pada Kamis (2/9/2021) dini hari, Posramil Kisor, di Distrik Aifat Selatan, Maybrat, Papua Barat diserang oleh sekitar 50 orang KKB.

Mereka membawa senjata tajam hingga senjata api dan secara membabi buta menyerang anggota TNI. Akibatnya, empat orang anggota TNI gugur.

Mereka adalah Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Sul Ansari, dan Lettu Chb Dirman. Kini aparat melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku penyerangan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved